Kirono Arundhatie, Tekuni Kerajinan Produk Seni Etnik Sejak 1978

Ari Kurniawan Rabu, 11 September 2019 09:45:53
Kirono Arundhatie tekuni kerajinan tangan sejak 1978. (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Karya seni keahlian tangan, dipadukan dengan kebudayaan Indonesia yang kaya material membuat produk handicraft semakin diminati. Bidang inilah yang ditekuni Kirono Arundhatie lewat Datie Handicraft, yang digagarsnya sejak beberapa dekade selam. 

Datie Handicraft bergerak dibidang produk pembuatan barang-barang seni etnik, produk dekoratif yang bersifat artwork dengan teknik yang khas. Di antaranya teknik aplikasi, machine traponto, quilting, dan patchwork.

"Saya mulai handicraft itu sejak tahun 1978, berawal dari hobi. Saya juga pegawai di Pemda DKI yang waktu mencari tambahan. Saya suka etnik, jahit baju, bikin tas, semua saya kerjain sendiri karena dulu saya belum pakai (materi) kayu," kata Ir. Kirono Arundhatie.

Kirono Arundhatie tekuni kerajinan tangan sejak 1978. (Ist)
Kirono Arundhatie tekuni kerajinan tangan sejak 1978. (Ist)

Ciri produk etnik handicraft yang dibuatnya beda dari yang lain karena mengikuti tren. Tidak ada desain yang sama untuk satu jenis produksi. 

"Saya kalau buat handicraft itu sedikit. Misalnya tas yang bahannya pakai kayu rotan hanya bikin enam, karena proses pengerjaannya lama ya," ucapnya.

Selain memproduksi aksesori seperti tas, Datie --begitu ia akrab disapa-- juga membuat pajangan wayang kayu bertema DKI Jakarta, pajangan kain batik menggunakan serat-serat dari ilalang untuk pengaitnya, hingga wall hanging miniatur pakaian peranakan.

"Banyak juga handicraft yang saya bikin selain tas atau clutch, juga pajangan-pajangan karena saya kan sering ikut pameran di dalam dan luar negeri. Kalau di luar negeri itu lebih menyukai kreatifitas produk dibanding baju-baju. Kayak tutup botol misalnya saya buat ada tangan dan kaki di luar negeri banyak yang suka," ujar Datie.

Kirono Arundhatie tekuni kerajinan tangan sejak 1978. (Ist)
Kirono Arundhatie tekuni kerajinan tangan sejak 1978. (Ist)

Ia berharap industri kriya di Indonesia dalam ekonomi digital dapat berkembang dengan menggali kreatifitas dari setiap daerah masing-masing. 

Kirono Arundhatie akan ambil bagian di ajang ICRA Exhibition 2019, yang akan dihelat pada 2 sampai 6 Oktober di JCC, Senayan, Jakarta. Dhatie berencana membawa sejumlah produk hasil kreatifitasnya di acara tersebut.

(ari)


Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.