Ramah Lingkungan, Nicholas Saputra Sewakan Vila Bernuansa Alam

Ari Kurniawan Jumat, 8 November 2019 11:00:12
Nicholas Saputra memiliki vila di kawasan Tangkahan, Medan, Sumatera Utara. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Di sela kesibukannya di dunia keartisan, Nicholas Saputra memiliki bisnis di bidang pariwisata. Bintang film "Ada Apa Dengan Cinta?" itu memiliki vila di kawasan Tangkahan, Medan, Sumatera Utara, yang disewakan untuk umum.

Tak sekadar jadi tempat beristirahat yang nyaman, Nicholas Saputra juga ingin mengajak tamunya untuk lebih dekat dengan alam. Vila yang terdiri dari tiga lodge itu terletak tak jauh dari Taman Nasional. 

"Ada gajah di situ, tinggal jalan 100 meter kita bisa lihat gajah. Sungainya juga bagus, banyak air terjun, dekat dengan alam, sangat natural," sebut Nicholas Saputra, saat dijumpai di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (8/11).

Nicholas Saputra memiliki vila di kawasan Tangkahan, Medan, Sumatera Utara. (Seno/tabloidbintang.com)
Nicholas Saputra memiliki vila di kawasan Tangkahan, Medan, Sumatera Utara. (Seno/tabloidbintang.com)

Nicholas Saputra membangun vilanya seramah mungkin dengan alam. Termasuk dalam sistem pembuangan air. Nicho tidak ingin tempat usahanya mencemari sungai yang melintas di wilayahnya.

"Saya ciptakan sistem pembuangan air dengan beberapa lobang. Ada beberapa bioporse untuk penyerapan air pertama, kedua, ketiga, jadi ketika buang air ke sungai air sudah bersih karena sudah terserap dengan sistem yang dibuat," ucap jelasnya. 

"Untuk sabun mandi, sampo, saya pesan yang natural base ada di tempat kami, tapi kalau orang mau pakai sendiri enggak apa-apa," lanjut Nicholas Saputra.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.