Meniti Karier Internasional, Agnez Mo : Capek Fisik, Capek Mental

Ari Kurniawan Senin, 13 Januari 2020 11:00:48
Agnez Mo mengakui dirinya kerap dirundung perasaan jenuh dan kelelahan. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Agnez Mo sukses melebarkan sayap kariernya di dunia iternasional. Berbagai penghargaan diraih lewat beberapa karya yang ia rilis di Amerika Serikat. 

Di media, Agnez Mo selalu terlihat sempurna dengan kecantikan dan kariernya yang gemilang. Tapi, di balik itu Agnez adalah manusia biasa. Mantan artis cilik itu mengakui dirinya kerap dirundung perasaan jenuh dan kelelahan. 

"Oh tiap hari capeknya, hehehe. Capek fisik, capek mental, waduh, capek," ungkap Agnez Mo, usai tampil di Konser Raya 25 Tahun Indosiar, di JCC Senayan, Jakarta Selatan, akhir pekan kemarin.  

Agnez Mo mengakui dirinya kerap dirundung perasaan jenuh dan kelelahan. (Ari/tabloidbintang.com)
Agnez Mo mengakui dirinya kerap dirundung perasaan jenuh dan kelelahan. (Ari/tabloidbintang.com)

Beruntung, Agnez Mo selalu punya cara untuk mengatasi rasa lelahnya hingga bisa terus produktif hingga sekarang.

"Fokusnya harus yang positif gitu. Karena kan sebenernya kita lebih gampang ya buat misalnya ada orang yang ngomongin, padahal cuma satu orang, sementara ada seribu orang yang support, tapi cuma satu orang yang ngomongin. Kita gampang banget buat ngeliatnya yang satu. Udah nggak usah dipikirin yang satu, yang dipikirin yang seribu aja," bilang Agnez Mo. 

Selain itu, menurut Agnez Mo, liburan juga bisa jadi obat dari kejenuhan. Belum lama ini, Agnez menghabiskan sekitar waktu sembilan hari bersama keluarga di Bali. Itu merupakan liburan pertama Agnez setelah enam tahun.  

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.