Maria Ozawa Blak-blakan Soal Keputusannya Jadi Bintang Porno di Usia 18 Tahun

Ari Kurniawan Jumat, 5 Maret 2021 09:30:34
Maria Ozawa. (tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Maria Ozawa atau Miyabi merupakan bintang film dewasa asal Jepang yang cukup populer, termasuk di Indonesia. wanita berdarah Kanada ini memulai debut film porno di usia 18 tahun. Bagaimana awalnya ia bisa terjun ke industri tersebut?

Diceritakan Maria Ozawa, saat lulus dari sekolah di usia 17 tahun, ia sempat bekerja di sebuah cabaret club. Di tempat itu, ada salah satu rekannya yang bekerja sampingan sebagai pemain film dewasa. 

"Dan aku baru tahu ternyata banyak orang yang bekerja di bidang itu (film dewasa). Pada saat itu bekerja sebagai artis dewasa bayarannya cukup besar. Saat itu jadi artis dewasa jadi impian banyak orang," ungkap Maria Ozawa, dikutip dari kanal YouTube Daisuke Botak. 

Maria Ozawa menilai ada peluang karier yang cukup menjanjikan di industri film dewasa. Ia pun mulai mencari tahu jalur untuk bisa ambil bagian di dalamnya. 

"Dari hasil pencarian, aku memutuskan untuk masuk manajemen yang kecil. Alasannya supaya lebih muda dapat perhatian," lanjutnya. 

Keputusan Maria Ozawa ternyata tidak salah. Kariernya sebagai pemain film dewasa dengan cepat merangkak naik. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya film yang telah ia buat.  

"Awalnya kontrak itu satu karya setiap bulan untuk 2-3 tahun. Setelah itu, bertambah lagi dua sampai tiga karya setiap sebulan sampai dua tahun terakhir. Mungkin sudah 100 karya yang pernah aku buat ya. Nggak nyangka sampai sebanyak itu," ucapnya.

Tak lama Maria Ozawa menekuni karier sebagai pemain film dewasa. Pada 2010 ia memutuskan untuk pensiun dan bekerja sebagai host radio dan televisi.

(ari) 


Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.