Nasihat Roy Marten dan Gading Marten untuk Gibran Marten

Wayan Diananto Sabtu, 12 Agustus 2017 14:30:03
Nasihat Roy Marten dan Gading Marten untuk Gibran Marten (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam film Ten karya Helfi Kardit, Gibran berperan sebagai Kapten Dalton. Ia beradu akting dengan ayahnya sendiri.

Selama mendalami naskah hingga syuting, Roy Marten kerap menasihati Gibran. Salah satu nasihat yang membekas, akting itu harus natural.

“Seorang aktor harus memperhatikan aksi reaksi dengan lawan. Hal lain yang belakangan dilupakan para aktor, menikmati naskah. Mereka membaca naskah seperti sebuah buku yang harus segera diselesaikan. Mereka lupa untuk menikmati proses pendalaman, tenggelam dalam karakter, lalu berproses menjadi tokoh lain. Aktor yang besar selalu menikmati proses menjadi karakter. Proses itulah yang membuat mereka bisa tampil all out,” Gibran menirukan nasihat Roy.

Nasihat Roy Marten dan Gading Marten untuk Gibran Marten (Bambang / tabloidbintang.com)
Nasihat Roy Marten dan Gading Marten untuk Gibran Marten (Bambang / tabloidbintang.com)

Lalu, apa nasihat Gading Marten yang lebih dulu terjun ke dunia showbiz? “Kalau Kak Gading mah mengajak saya bercanda melulu. Oh, tapi ia mengingatkan saya untuk jujur, menjadi diri sendiri selama berkarier di dunia showbiz,” sambung dia.

Bagi Gibran, perpindahan dari film PAK ke Ten merupakan lompatan besar. PAK bergenre drama sementara Ten film aksi. Gibran berani mengambil proyek Ten karena memiliki kemampuan dasar seni bela diri jiu-jitsu. Ia belajar dari beberapa guru.

“Saya punya tiga guru yakni alumni program Duel (RCTI) sekaligus juara mixed martial arts Budi Hermanto. Selain itu, ada Max 'Ombak' Metino dan Wardi Suwardi yang dijuluki Becak Lawu. Dari ketiganya saya belajar tendangan dan pukulan,” pungkas Gibran. Setelah Ten, dua proyek layar lebar menanti Gibran yakni Bluebell dan film horor Seserahan.

 

(wyn / gur)

 

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.