Gara-gara Jodoh Wasiat Bapak, Gunawan Kehilangan Kebersamaan dengan Anak

Yohanes Adi Pamungkas Sabtu, 6 Januari 2018 15:00:48
Gara-gara Jodoh Wasiat Bapak, Gunawan Kehilangan Kebersamaan dengan Anak (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Syuting setiap hari, Gunawan harus pintar-pintar membagi waktu dengan bisnis yang dimilikinya. Tidak pernah sekalipun ia melalaikan tanggung jawabnya.

“Tadi malam saya selesai syuting jam 3 pagi lalu jam 7 pagi harus meeting dengan klien membahas bisnis,” sergah Gunawan yang hanya tidur sekitar 3 jam setiap hari.

Menjalankan pekerjaan secara bersamaan membuat waktu istirahat Gunawan berkurang. Tidak hanya itu, waktu kebersamannya dengan keluarga pun ikut terenggut. 

“Saya kehilangan momen makan malam bersama anak-anak. Sekarang bertemu hanya 10 menit sebelum mereka berangkat sekolah,” tukas mantan suami Paramita Rusady ini.

Meski tidak punya banyak waktu bertemu dengan Khayru dan Khayra, Gunawan tetap intens berkomunikasi lewat telepon. Apalagi usia Khayru menuju fase ABG.

Gara-gara Jodoh Wasiat Bapak, Gunawan Kehilangan Kebersamaan dengan Anak (Bambang / tabloidbintang.com)
Gara-gara Jodoh Wasiat Bapak, Gunawan Kehilangan Kebersamaan dengan Anak (Bambang / tabloidbintang.com)

“Saya memberikan kebebasan kepada Khayru dan Khayra tapi tetap dipantau. Apalagi zaman sekarang mereka bisa menggunakan gadget dan media sosial,” imbuh pria kalem ini.

Sadar akan bahaya penggunaan media sosial, Gunawan tidak pernah bosan mengingatkan Khayru dan Khayra untuk bijak menggunakan media sosial. Padahal Gunawan sendiri jarang berselancar di dunia maya.

“Istri saya membuatkan akun Instagram, jadi dia yang suka memposting foto saya di Instagram, setelah mendapat kiriman foto dari saya. Kebetulan saya bukan tipikal orang yang narsis,” celetuk Gunawan tertawa. 

(han / gur)


Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.