Alasan Bianca Hello Enggan Syuting Sinetron Harian

Wayan Diananto Sabtu, 13 Januari 2018 16:30:38
Alasan Bianca Hello Enggan Syuting Sinetron Harian (Bambang / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Di film Mata Batin, Bianca hello memerankan Abel, adik Alia (Jessica Mila). Sejak kecil, ia bisa berkomunikasi dengan makhluk gaib.

Bianca mengenang, syuting Mata Batin butuh waktu 25 hari. Akibatnya, selama sebulan ia tidak bersekolah. Beruntung, pihak sekolah mendukung karier Bianca. Tugas sekolah dikirim guru melalui surel dan dikerjakannya di sela syuting. 

Bagi Bianca, pendidikan hal terpenting. Itu sebabnya, sampai saat ini ia enggan mengiakan tawaran syuting sinetron.

“Kalau syutingnya harian, sekolah terganggu. Saya memperjuangkan film. Thank God, film yang saya perjuangkan mencetak box office,” ujar Bianca seraya menambahkan, ada kemungkinan Mata Batin dibikinkan sekuel pertengahan tahun ini.      

Bicara soal pendidikan, Bianca yang kini kelas 1 SMA berencana untuk melanjutkan kuliah. Terkait jurusan dan universitas yang hendak disasar, ia belum menentukan. Prioritasnya saat ini, lulus SMA dengan nilai memuaskan.

Alasan Bianca Hello Enggan Syuting Sinetron Harian (Bambang / tabloidbintang.com)
Alasan Bianca Hello Enggan Syuting Sinetron Harian (Bambang / tabloidbintang.com)

Sementara target di 2018, ingin sehat dan membintangi lebih banyak film. Sebagai pendatang baru, Bianca belum selektif memilih tawaran.

“Syuting film menuntut fisik yang kuat. Saat syuting Mata Batin misalnya, kondisi Kak Mila sempat drop lalu disuntik vitamin. Sebagai pemain baru saya tidak memilih-milih genre. Tapi kalau boleh berharap, saya ingin menjajal drama keluarga. Kalau ditawari horor lagi, tidak apa-apa. Lagipula, setan di Indonesia banyak macamnya dan lebih menyeramkan. Saya paling benci setan yang jalannya merangkak. Makanya saya benci banget sama Suster Ngesot,” pungkasnya.

(wyn / gur)

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.