Alasan Teejay Marquez Tinggalkan Karier di Filipina Demi Berkarier di Indonesia

Indra Kurniawan Sabtu, 13 Januari 2018 19:30:07
Alasan Teejay Marquez Tinggalkan Karier di Filipina Demi Berkarier di Indonesia (Seno / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Berkarier di Indonesia, Teejay Marquez rela meninggalkan karier keartisan di Filipina. Baginya, kesempatan terbaik untuk mengembangkan karier ada di Indonesia dan ia tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan itu.

“Sebenarnya aku mau berkarier di Indonesia dan Filipina. Tapi karena aku mengambil kesempatan terbaik yang diberikan pada aku di Indonesia, aku harus meninggalkan karier di Filipina. It's ok-lah,” bilang Teejay Marquez.

Lagi pula kata Teejay, keluarga, manajemen, dan penggemarnya di Filipina mendukung penuh keputusannya berkarier di Indonesia.

“Mereka senang dan bangga banget aku sekarang kerja di sini. Pesan mereka, 'You must doing great.',” Teejay mengingat pesan mereka.

Di Filipina, Teejay Marquez dikenal sebagai selebgram yang hobi mengunggah video dubsmash, sebuah aplikasi di Instagram yang sempat popuelar beberapa tahun lalu. Gara-gara itu ia mendapat julukan “Raja Dubsmash Filipina”.

Teejay Marquez tidak mengejar popularitas di Indonesia. Baginya popularitas hanya sebagai bonus. Tidak lebih.

Alasan Teejay Marquez Tinggalkan Karier di Filipina Demi Berkarier di Indonesia (Seno / tabloidbintang.com)
Alasan Teejay Marquez Tinggalkan Karier di Filipina Demi Berkarier di Indonesia (Seno / tabloidbintang.com)

“Aku tidak mencari popularitas di sini. Kalau orang suka, ya senang banget. Kalau tidak suka, aku tidak masalah. Popularitas akan mengikuti jika akting kita bagus. Aku berkaca dari Verrell dan Natasha. Mereka tetap humble dan membaur dengan yang lain meski populer. Tidak ada pengawalan khusus terhadap mereka,” terangnya.

(ind / gur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Tubagus Guritno
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.