Sosok Sys Ns di Mata Harry Tjahjono yang Mengenalnya Sejak Tahun 80-an

Suyanto Soemohardjo Selasa, 23 Januari 2018 18:40:14
Shanty, istri almarhum, dipemakman Sys NS (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kabar meninggalnya penyiar radio dan politisi Sys Ns mengejutkan banyak sahabat dekatnya, termasuk sastrawan dan wartawan senior Harry Tjahjono. Harry Tjahjono yang bersahabat dengan Sys Ns sejak tahun 80-an mengenang almarhum sebagai sosok yang selalu dengan senang hati membantu orang lain, dan berpikir positif pada siapapun. 

"Ketika saya berencana bikin portal Koran Madiun, dia dengan tulus mengirim video ucapan selamat. Ketika saya punya ide demo menolak Angket DPR terhadap KPK, Sys langsung merespon dengan mengerahkan teman-temannya," kata Harry Tjahjono. 

Sys Ns dan Harry Tjahjono
Sys Ns dan Harry Tjahjono

Berkat peran Sys Ns, kata Harry Tjahjono, dalam waktu sehari sejumlah artis dan ratusan orang berhasil ikut dalam Gerakan Indonesia Waras dan mendatangi KPK. Begitu juga ketika Harry Tjahjono melempar gagasan membentuk Jaringan Pekerja Budaya serta membuat Monumen Gembok Kejujuran di Madiun, Sys Nsh orang yang pertama kali mendukung. 

"Desember lalu, Sys mengajak saya ikut dalam Gerakan Wadyabala Jokowi. Tentu saya tidak bisa menolak. Saya memang lebih sering berhubungan dengan Sys lewat WA. Bercanda, saling mengolok, atau membicarakan gagasan tentang apa saja," kenang Harry Tjahjono.

"Kepergian Sys sungguh membuat saya kehilangan sahabat dan teman diskusi yang cerdas dan otentik," tambah Harry Tjahjono.

Sys Ns atau lengkapnya Raden Mas Haryo Heroe Syswanto Ns. Soerio Soebagio lahir di Semarang, Jawa Tengah, 18 Juli 1956. Sys Ns menikah dengan Shanty Widhiyanti, dan dikaruniai 3 anak, Syanindita Trasysty, Sabdayagra Ahessa, dan Sadhenna Sayanda.

Penulis Suyanto Soemohardjo
Editor Suyanto Soemohardjo
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.