Kisah Sedih Donita 24 Jam Tak Bisa Melihat Wajah Bayi yang Baru Dilahirkannya

Yohanes Adi Pamungkas Sabtu, 27 Januari 2018 23:30:34
Kisah Sedih Donita 24 Jam Tak Bisa Melihat Wajah Bayi yang Baru Dilahirkannya (dok. Instagram)

TABLOIDBINTANG.COM - Anak kedua Donita - Adi Nugroho, Parvaiz, lahir dengan berat 2,9 kg dan panjang 48 cm. 

Donita tidak bisa langsung melihat wajah buah hatinya. Dokter mengabarkan, kondisi Parvaiz kurang stabil sehingga harus dilarikan ke ruang NICU (Neonatal Intensive Care Unit).

Bintang film Kehormatan Di Balik Kerudung dan Cinta Laki-laki Biasa itu mengingat, “Dokter bilang, suara tangisannya seperti merintih waktu lahir. Dokter khawatir bagian paru-paru dan sistem pernafasannya terganggu.”

Akibatnya, Donita tidak bisa merasakan nikmatnya menjalani inisiasi menyusui dini seperti ibu-ibu lain. Selama 24 jam setelah melahirkan, Donita juga tidak diizinkan menggendong Parvaiz. Sejumlah sahabat dan kerabat berlomba-lomba menghubungi Donita untuk mengucapkan selamat. Namun, ia enggan menyentuh ponsel.

“Teman-teman terus menelepon, menanyakan bagaimana wajah bayi saya? Ada pula yang datang dan bertanya. Itu membuat saya sedih, menangis, sekaligus panik karena saya sendiri saat itu enggak tahu bagaimana wajah bayi saya. Akhirnya saya enggak mau memegang ponsel karena bingung harus menjawab apa,” urai pelantun “Menanti Sebuah Jawaban”. 

Sehari semalam tidak bisa melihat wajah si buah hati tidak menyusutkan komitmen Donita untuk memberikan ASI eksklusif. Donita mengirim ASI ke ruang NICU. Momen itu membuatnya tidak henti mengucap syukur.

“Karena ASI saya keluar banyak!” seru Donita, antusias.

Kisah Sedih Donita 24 Jam Tak Bisa Melihat Wajah Bayi yang Baru Dilahirkannya (dok. Instagram)
Kisah Sedih Donita 24 Jam Tak Bisa Melihat Wajah Bayi yang Baru Dilahirkannya (dok. Instagram)

Sementara Adi diizinkan untuk melihat wajah Parvaiz meski hanya sebentar. Momen itu dimanfaatkan Adi untuk mengumandangkan azan ke telinga kanan putranya. Tidak terbayang perasaan Adi kala itu.

“Mas Adi menyuarakan azan meski Parvaiz saat itu sedang memakai alat bantu pernafasan,” pungkas Donita, menahan haru.

(han / gur)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.