Anang - Ashanty Beri Hewan Kurban Pada Bocah Penjual Cilok di Idul Adha 2019

Christiya Dika Handayani Minggu, 11 Agustus 2019 12:00:19
Ashanty (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ashanty dan suaminya, Anang Hermansyah ikut menyambut Hari Raya Idul Adha 2019 dengan menyumbangkan hewan kurban. Namun belakangan, sikap Ashanty dalam mempersiapkan hewan kurban menuai pujian publik.

Pasalnya, Ashanty dan Anang tak hanya mempersiapkan hewan kurban untuk keluarganya. Tapi mereka juga membelikan satu ekor sapi untuk bocah bernama Putra yang belakangan viral karena menjual cilok untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Tampaknya keluarga Ashanty begitu tersentuh dengan kisah Putra yang kini tak lagi memiliki orang tua dan memilih menjajakan cilok yang dibuat sang kakak untuk membantu perekononiman keluarga.

Anang Ashanty (Seno / tabloidbintang.com)
Anang Ashanty (Seno / tabloidbintang.com)

Di akun Instagram fanbase keluarga Anang dan Ashanty @genk_ijo, Putra mengutarakan rasa terima kasihnya pada Ashanty.

"Makasih bunda, semoga sapi ini bermanfaat buat yang lainnya dan temen-temen aku. Thank you," kata Putra dalam videonya.

Sontak saja, postingan itu banjir pujian dari netizen. Banyak dari mereka memuji sikap keluarga Anang Hermansyah dan Ashanty yang begitu peduli pada orang lain.

"Ya Allah baik banget keluarga pak anang dan bunda, semoga sehat2 selalu, murah rezeky amiin," kata seorang netizen. "Masya Allah mas anang dan mb ashanty memang dermawan banget," sambung netizen. "Bunda Ashanty memang baik banget jd orangnya, Alhamdulillah," timpal netizen lainnya.

(dika / ray)

View this post on Instagram

#keluargaA6

A post shared by genk_ijo (@genk_ijo) on

 

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.