Indadari Temukan Benda Mistis Tertanam di Belakang Rumahnya

Supriyanto Minggu, 18 Oktober 2020 05:00:23
Indadari Mindrayanti mengaku disantet oleh orang yang tidak suka dengannya. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Indadari Mindrayanti mengaku disantet oleh orang yang tidak suka dengannya. Beberapa bulan belakangan, dirinya kerap mengalami kejadian yang tidak wajar hingga ada yang menyadari jika mantan istri Caesar itu diguna-guna.

Setelah menjalani rukiyah beberapa kali, diketahui ada benda berbau mistis tertanam di belakang rumahnya. Benda tersebut berupa kain kafan diduga berisi tanah kuburan.

"Alhamdulillah buhulnya (benda mistis) ketemu dan sudah dibakar. Alhamdulillah Allah sebaik-baik penjaga dan pemberi pertolongan," ungkap Indadari saat dihubungi wartawan lewat telepon, belum lama ini.

Indadari mengatakan ada beberapa orang yang dicurigai melakukan perbuatan jahat kepadanya. Namun, Indadari tetap berikhtiar dengan menyerahkan semuanya kepada Allah.

"He he he ya ada aja, tapi saya enggak mau mikirin. Tugas saya bukan mikirin orang yang jahatin saya. Tapi gimana caranya supaya saya bisa tetap baik meskipun saya tau ada orang yang jahat sama saya," kata Indadari.

"Sebab saya tahu saya enggak mungkin bisa bikin semua orang baik sama saya. Akan ada aja yang Allah kirim untuk jadi ujian saya," tambah Indadari Mindrayati.

Indadari juga mengambil hikmah dalam masalah ini. Dia yakin usai mendapat ujian ini akan mendapat banyak pahala.

"Lewat mereka saya belajar betapa menjadi orang baik itu butuh perjuangan, dan berjuang menjadi penyabar dan pemaaf itu pantas saja pahalanya besar dan ganjarannya Surga karena memang butuh perjuangan besar untuk melakukannya," pungkas Indadari Mindrayati.

(pri)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.