Kematian Jupe Disebut Tak Wajar, Ini Reaksi Keras Mbah Mijan

Ari Kurniawan Monday, 19 June 2017
Seorang paranormal wanita menyebut arwah Julia Perez belum tenang. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Beberapa hari setelah kepergian Julia Perez, sebuah video yang berisi pernyataan seorang paranormal wanita bernama Ulfa jadi viral di media sosial. Wanita berhijab itu menyebut Julia Perez meninggal tidak wajar dan arwahnya belum tenang.

Publik pun bereaksi keras atas pernyataan Ulfa yang dianggap tidak memiliki dasar kuat dan jauh dari logika. Bahkan, ungkapan Ulfa juga mendapat tentangan dari kalangan paranormal sendiri. 

Mbah Mijan, misalnya. Paranormal yang sering melontarkan prediksi seputar kehidupan selebritis ini mengimbau masyarakat untuk tidak begitu saja percaya dengan apa yang dikatakan Ulfa. 

Dok. tabloidbintang.com
Dok. tabloidbintang.com

"Banyak pertanyaan yang masuk ke Twitter saya, tentang seorang wanita yang mengaku supranaturalis dan bicara bahwa Jupe masih hidup. Bahkan Jupe masih bisa dibangkitkan. Jika anda percaya, selamat, bahwa media massa dan anda telah percaya kepada orang yang memiliki gangguan jiwa," cetus Mbah Mijan, dalam channel Youtube-nya.

Dijelaskan Mbah Mijan, dalam dunia supranatural tidak dikenal istilah membangkitkan lagi orang yag sudah meninggal. Ia pun menyebut Ulfa sudah melampaui batas. 

"Namun saya tidak sepenuhnya menyalahkan wanita ini. Sebab jika saya melihat pandangan mata yang ditunjukkan olehnya, ada satu guratan yang menunjukkan bahwa beliau memiliki sedikit gangguan jiwa," sebut Mbah Mijan. 

"Jadi saran saya, kalau ikhlas, kalau mau, sudah lah, doakan saja. Kita doakan, kita kirim doa yang bagus, dan tidak perlu beropini yang tidak punya dasar sama sekali," Mbah Mijan mengingatkan. 

Julia Perez meninggal dunia pada 10 Juni 2017 akibat kanker serviks stadium lanjut. Jenazah Jupe dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, pada hari yang sama. 

(ari/ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.