Dengan Rp 100 Ribu, Anda Bisa Susuri Jalur Wisata Malioboro Naik Andong

TEMPO | 28 Desember 2018 | 11:30 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Untuk menikmati liburan di kota Yogyakarta, anda bisa naik andong wisata menyusuri Jalan Malioboro dan ruas-ruas jalan lain di sekitarnya. Pengelola andong wisata rata-rata menerapkan tarif  Rp 100 ribu untuk paket tersebut.

Rute yang ditempuh biasanya mulai Jalan Malioboro menuju Jalan Bhayangkara hingga Jalan Pasar Kembang. Juga ada rute dari Jalan Malioboro menuju keraton Yogyakarta.

Untuk memperoleh layanan jasa ini pelancong bisa menyambangi beberapa titik shelter andong yang ada  di Malioboro. Tempat mangkal itu berada mulai dari depan Hotel Inna hingga dekat kawasan yang disebut Titik Nol.

“Bisa juga sewa per jam dan lokasi yang dituju terserah penumpang,” kata Johan Ismail, 47 tahun, salah satu kusir andong wisata di Jalan Malioboro, Kamis, 27 Desember.

Bagi yang ingin belanja oleh-oleh biasanya diarahkan pak kusir menuju Jalan Bhayangkara. Di sana pengemudi andong akan menunggui sampai pelancong tuntas berbelanja.

Jumlah andong di Yogyakarta saat ini mencapai 545 unit. Namun tidak semuanya mangkal di Jalan Malioboro. Transportasi tradisional tak bermotor ini juga masih ada yang melayani antar wilayah, seperti dari Pasar Kotagede ke Pasar Beringharjo begitu pula sebaliknya.  Untuk keperluan ini tarifnya ditentukan per jam. Harga paling murah Rp 150 ribu.

Johan mempunyai dua kuda, masing-masing jantan dan betina, serta diberi nama Dalijo dan Prapti. Dia mengaku sehari bisa narik penumpang sampai tujuh kali. Jika ramai bahkan bisa sampai sepuluh kali. Agar sang kuda tak keletihan, ia akan mengganti mereka scara aplusan.

Zaenuddin, 48 tahun, warga Jakarta, yang sedang pelesir dengan keluarganya menyatakan senang bisa naik naik andong sepanjang Malioboro.  “Ini sensasi tersendiri bagi kami. Enaknya menikmati Malioboro di sore hari dengan naik andong,” kata dia.

Anaknya yang berumur 5 tahun tampaknya juga senang. Dia beberapa kali membunyikan “klakson” andong yang suaranya khas: Ding doooong!

TEMPO.CO

Penulis : TEMPO
Editor: TEMPO
Berita Terkait