Ruwet! 10 Tahun Gabriela Spanic Bertikai, Tak Bicara Dengan Saudara Kembarnya

Vallesca Souisa Kamis, 11 Maret 2021 16:00:24
Gabriela Spanic dan saudara kembarnya Daniela

TABLOIDBINTANG.COM - Di balik gemerlap kariernya sebagai bintang telenovela, Gabriela Spanic si Cinta Paulina, juga dikenal sebagai salah seleb yang kontroversial dan diliputi skandal dalam hidupnya. Dari perselingkuhan, perceraian, hingga pertikaian dengan saudara kembarnya, Daniela Spanic. 

Sekedar mengingatkan kembali, Gaby—sapaan akrabnya—punya saudara kembar identik, seorang aktris dan pembawa acara TV juga, Daniela atau Dani. Dulu, di tahun 1990an waktu telenovelanya booming di negeri ini, Gaby berkunjung ke Indonesia dan membawa saudara kembarnya. 

Nah, ternyata, hubungan Gaby dan Dani sempat retak. Saudara kembar ini bertikai, sampai saling tak bicara selama 10 tahun. Pertikaian ini bermula dari tahun 2007. Yakni, ketika Dani mengalami stroke hingga koma. Gaby saat itu menduga, kalau Dani mengalami stroke dan koma, akibat kekerasan suaminya, Ademar Nahum—seorang pengusaha. Gaby makin curiga, karena baik Gaby maupun ibunya Norma Utreta, dilarang menjenguk Dani. Gaby merasa, suami Dani memang berusaha memisahkan Dani dari keluarga, sejak mereka menikah. 

Namun Ademar membantah. Justrum menurut Ademar, Gaby dan istrinya memang berkonflik karena masalah ekonomi. “Suatu kali, Gaby meminta Dani dan anak-anak untuk berpose bersamanya, di sebuah majalah dengan bayaran yang sangat mahal. Tapi Dani menolak. Sepertinya, penolakan ini membuat Gaby kecewa. Lalu dia memutuskan berhenti bicara pada Dani,” ungkap suami Dani. 

Gaby, Dani, dan ibunya Norma
Gaby, Dani, dan ibunya Norma

Sementara ibunda Gaby dan Dani, Norma menepis keterangan ini. Norma menyayangkan hubungan Gaby dan Dani memburuk. Menurut Norma, ini semua karena ulah Ademar. Ia percaya, Dani telah dimanipulasi oleh suaminya. Sejak awal menikah, Ademar berusaha memisahkan Dani dari keluarganya. “Bahkan kami tak bisa menjenguk Dani,” isak sang ibu. 

Sampai Dani pulih dan keluar dari Rumah Sakit, baik Norma maupun Gaby tidak bisa menemui Dani. Namun Dani membantah semua tudingan keluarganya itu. Malah membela suaminya mati-matian. Apa yang terjadi selanjutnya? 

Kebusukan tak bisa ditutupi selamanya. Pada 2017, secara mengejutkan, Dani lari dari rumah mebawa putrinya semata wayang, Catalina, lalu menceraikan suaminya. Saat itulah, baru Dani membuka semua rahasia yang terpendam. Ia mengaku, suaminya telah melakukan permapokan dan penganiayaan terhadap dirinya. Bahkan Dani mengakatakan, pria itu telah mengambil uang dan perhiasannya. “Sulit dan menyeramkan, untuk lari dan pisah darinya,” ujar Dani. Dani meninggalkan suaminya, hanya membawa cincin yang melekat di jari, dan mantel yang dikenakannya saat itu. Sebegitu menyeramkan dan susahnya pisah dari Ademar. 

Usai cerai, hubungan Gaby dan Dani baru membaik. Inipun Gaby yang berinisiatif duluan menghubungi Dani, lewat pesan WhatsApp. “Aku mengirim banyak pesan padanya. Mulanya tak ada balasan sama sekali. Lalu suatu kali, satu pesanku mendapat respon. Dia menjawab, ‘Kamu siapa?’ ya, wajar, kami 10 tahun tak berkomunikasi, tak bertemu. Dia tak lagi menyimpan nomorku. Saya menjawab, saya Gaby. Tapi dia tak memercayainya. Lalu saya mengirimkan pesan suara. Kata saya, ‘Dani, ini saya, Gaby saudaramu. Dani saya mencintaimu, saya menyayangimu ....” Gaby menuturkan kembali. 

Mendegar suara Gaby, Dani baru percaya kalau itu benar saudara kembarnya. Mereka akhirnya memutuskan bertemu di sebuah cafe, di tahun 2017 itu. “Darah adalah darah. Tak bisa terputus. Kami lahir dalam satu plasenta. Kami tak pernah bertengkar selama ini, hanya ada kesalah pahaman,” terang Gaby, dalam wawancara dengan Notas TV. 


Penulis Vallesca Souisa
Editor Vallesca Souisa
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.