MNCTV Lakukan Evaluasi Soal Penjurian Iis Dahlia ke Waode Sofia KDI 2018

Abdul Rahman Syaukani Senin, 23 Juli 2018 17:40:01
Endah Hari Utari selaku Programming & Acquisition Director MNCTV bersama pengisi acara KDI (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - MNCTV melakukan evaluasi terhadap setiap tampilan yang muncul di layar kaca ajang pencarian bakat Kontes Dangdut Indonesia (KDI) 2018. Demikian halnya dengan gaya penjurian Iis Dahlia terhadap Waode Sofia, peserta asal Bau Bau, Sulawsi Selatan, yang sempat bikin heboh beberapa waktu belakangan.

Hal itu diungkapkan Endah Hari Utari selaku Programming & Acquisition Director MNCTV saat ditemui di billangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, belum lama ini.

"Kalau evaluasi setiap stages kami lakukan evaluasi. Artinya setiap hari kami melakukan perbaikan di semua area. Ini juga termasuk yang dibahas," tutur wanita yang biasa disapa Ibu Uut kepada awak media.

Dari hasil evaluasi internal yang dilakukan MNCTV, disimpulkan bahwa gaya penjurian Iis Dahlia tidak termasuk kesalahan. Hal itu menuai kontroversi setelah videonya dipotong oleh pihak tak bertanggung jawab yang tujuannya menggiring opini seolah Iis Dahlia mengusir Waode sebelum perform menyanyi.

"Jadi kesimpulan kami adalah teman-teman harus melihatnya secara utuh dan kontekstual. Karena tujuannya sama sekali enggak jelek," tutur Uut.

Padahal jika video itu dilihat secara menyeluruh, apa yang dilakukan Iis Dahlia tak lebih sebagai masukan untuk memperbaiki penampilan Waode. Terbukti setelah mendapat masukan dari Iis Dahlia Cs, penampilan Waode memukau dan mendapat tiket ke Jakarta bersama 53 kontestan lainnya.

(man/ray)


Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.