Ahmad Dhani Ungkap Kenapa Walkout di Acara Diskusi Live di TV iNews

Abdul Rahman Syaukani Selasa, 23 Oktober 2018 11:45:19
Ahmad Dhani (Supri / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ahmad Dhani sempat walkout di acara talkshow televisi iNews yang disiarkan secara live membicarakan penetapan dirinya sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik oleh Polda Jawa Timur.

Ahmad Dhani sebelumnya sempat berdebat sengit dengan pengamat hukum Albert Aries. Puncak emosi Ahmad Dhani terjadi ketika Albert Aries menyinggung soal gerakan #2019GantiPresiden ditunggangi oleh kelompok terlarang HTI yang katanya ingin mengganti sistem negara dengan sistem khilafah.

Mendengar pernyataan Albert Aries, Ahmad Dhani langsung walkout meninggalkan lokasi syuting karena pernyataan Albert Aries dianggapnya tendensius.

Ahmad Dhani (Supri / tabloidbintang.com)
Ahmad Dhani (Supri / tabloidbintang.com)

Ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (22/10), Ahmad Dhani menjelaskan kenapa dirinya walk out di acara debat di televisi pada Jumat (19/10) lalu.

"Ahlinya bukan S3, bukan doktor, dan bukan ahli pidana. Buat apa saya ngobrol sama orang yang bukan bidangnya. Pergaulan saya kan S3 semua," kata Ahmad Dhani.

"Ketika saya berbicara tentang hukum ya majelisnya S3. Saya menyayangkan iNews kenapa kok nyari pengamat yang bukan S3 ketika dalam ruang lingkup pembicaraan pidana. Kecuali ngomong politik, S1 boleh, SMA boleh," imbuhnya.

Pertimbangan Ahmad Dhani lainnya memutuskan untuk walkout di acara debat televisi karena Albert Aries dinilainya merupakan pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Pengamat ini Ahoker. Tiba-tiba melenceng ngomongin HTI, enggak masuk akal. Dia dari pihak sono, enggak apa-apa sih tapi jangan kelihatan," tutur Ahmad Dhani.

(man/ray)


Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.