Sutradara dan Produser Sebut Film Leak Kajang Kliwon sebagai Film Horor Berbeda

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 25 Oktober 2018 22:30:23
Film Leak Kajak Kliwon dibintangi oleh Amanda Manopo, Christ Laurent, dan Indah Kalalo. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Genre horor yang naik daun sejak beberapa tahun terakhir membuat sutradara Bambang Drias dan produser Lucas Aspari tertarik membuat film bertajuk Leak Kajang Kliwon.

Berbeda dengan kebanyakan film horor, Leak Kajang Kliwon mengambil lokasi syuting di Bali. Tempat-tempat yang sarat dengan dunia mistis di Bali bakal dijadikan tempat syuting.

"Kami akan syuting di tempat yang belum pernah dipakai syuting. Tempat itu masih mistis lah di sana," ucap Bambang dalam acara syukuran film di bilangan Sudirman, Jakarta Pusat, Kamis (25/10).

Konfrensi pers film Leak Kajang Kliwon. (Rahman/tabloidbintang.com)
Konfrensi pers film Leak Kajang Kliwon. (Rahman/tabloidbintang.com)

Film Leak Kajang Kliwon juga akan mengambil lokasi syuting di Gunung Kawi. Gunung tersebut tergolong sakral dalam tradisi masyarakat Bali. Bahkan daerah itu masih menjadi tempat terlarang untuk dijadikan lokasi pembuatan film. 

"Gunung Kawi sangat sakral di situ,hanya ada 1 film hollywood yang bisa syuting di sana, itu pun sudah puluhan tahun lalu. Dan kami termasuk yang mendapat izin," papar Lucas.

Baik sutradara maupun produser memastikan film Leak Kajang Kliwon menyajikan cerita menarik yang mengeksplorasi tradisi dan kebudayaan Bali.

"Kami akan bikin film horor yang berlatang budaya etnik Bali. Ini bukan cuma soal film horor saja, tapi kami akan mengeksplorasi kekayaan budaya di Bali," tandas Lucas.

Film Leak Kajak Kliwon dibintangi oleh Amanda Manopo, Christ Laurent, Indah Kalalo, Muthia Datau, Atikah Suhaime, dan lainnya.

(man/bin)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.