Magic Hour Season 2 Syuting di Jakarta, Bali dan New York

Abdul Rahman Syaukani Senin, 17 Desember 2018 11:15:12
Screenplay Films kembali membuat Magic Hour season 2. (Rahman/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sukses dengan Magic Hour pertama, Screenplay Films dan surtadara Asep Kusdinar kembali membuat Magic Hour season 2. Namun berbeda dengan pertama, Magic Hour season 2 akan tayang lewat Iflix pada Januari 2019 mendatang.

Para pemainnya adalah Michelle Ziudith, Maxime Bouttier, Yunita Siregar, Nadya Arina, Dimaz Andrean, Ayushita, Meriam Bellina, Ira Wibowo, Anneke Jodi, Niniek L Karim, Surya Saputra, Amara, Dolly Martin, Teddy Yudhistira, dan Hikmal Abrar.

Lokasi syuting film Magic Hour season 2 di Jakarta, Bali dan New York. Michelle Ziudith mengatakan konflik yang dihadirkan di season 2 akan lebih banyak dan kisah hidup dari sejumlah karakternya diungkap yang membuat Raina semakin banyak tekanan. Dia juga memastikan masih ada kelanjutan cerita antara season pertama dan kedua.

“Banyak sekali emosi-emosi Raina yang menyambung di season 2 kali ini. Pada saat baca skenarionya, aku sendiri sampai oh enggak bisa ini harus nonton dari awal lagi. Karena sambungan emosinya ternyata sangat deep,” tutur Michelle Ziudith dalam jumpa pers di Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Minggu (16/12).

Dimas Anggara mengatakan selama syuting di sejumlah tempat di New York, Amerika Serikat, dirinya dan kru mendapatkan banyak kemudahan. Khsususnya ketika proses syuting berlangsung.

“Mendapat banyak kemudahan, cuaca cerah bersahabat. Kita kan di sana selama 10 hari dan setiap harinya beda-beda tempat. Pas kita mau take adegan hujan, tiba-tiba hujan. Tapi yang lainnya cuaca cerah,” ujar Dimas Anggara.

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.