Marcell Siahaan Menangis Baca Draft RUU Permusikan

Altov Johar Senin, 4 Pebruari 2019 18:50:50
Marchell Siahaan turut hadir bersama musisi lain dalam diskusi RUU Permusikan (Ani/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Marchell Siahaan turut hadir bersama musisi lain dalam diskusi membahas Rancangan Undang Undang (RUU) Permusikan yang belakangan ramai dibicarakan. Dalam sesi tanya jawab dengan Anang Hermansyah, musisi yang kini jadi anggota DPR, Marcell Siahaan mengungkapkan reaksinya saat membaca draft RUU Permusikan.

"Coba Mas Anang tanya istri saya, saat saya baca draft RUU Permusikan ini saya menangis. Menurut saya memalukan ketika beberapa pasal hanya copas dari UU Film," ujar Marchell Siahaan dalam diskusi, di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (4/2).

"Kan mau angkat drajat musisi, kita sebenarnya enggak bodoh. Kita diam aja bukan berarti kita bodoh. Kita lihat dan perhatikan dari jauh. Jangan anggap karena kita enggak bersuara, kita bodoh," sambungnya.

Menurut Marcell Siahaan sudah ada undang undang terdahulu yang membahas tentang industri musik. Seharusnya undang undang itu yang dikaji ulang oleh pemerintah. Apalagi ia menilai undang undang ini tidak ada urgensinya.

"Menurut saya enggak urgen. Harusnya ditanya aja ke pemerintah untuk mengkaji UU yang sudah ada. Enaknya berangkat dari sana, mengkaji UU yang sudah ada, minta dibuatkan UU tata kelola. Pak jokowi juga waktu itu saat bertemu Glenn meminta musisi fokus mengurusi tata kelola aja. Kalau itu terjadi pasti domino efeknya baik," paparnya.

Marcell Siahaan hanya berharap, industri musik bisa menjadi lebih baik mengingat 2 dari 3 anaknya sudah menunjukkan bakatnya di bidang musik. "Saya harap mereka bisa bikin karya jadi musisi dan dipercaya pacaran sama anak konglomerat," pungkas Marcell Siahaan. 

(Tov)

Penulis Altov Johar
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.