Sutradara Film Calon Bini Dipuji Slamet Rahardjo

Abdul Rahman Syaukani Jumat, 8 Pebruari 2019 01:00:49
Press Conference film Calon Bini (Rahman / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Sutradara Asep Kusdinar mendapatkan pujian dari penonton dan para pemain karena dianggap sukses menggarap film Calon Bini. Ucapan selamat pun mengalir deras untuk sang sutradara dalam acara gala premier yang digelar Rabu (6/2) malam di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan.

Salah satu yans memberikan apresiasi atas kerja keras Asep Kusdinar dalam menggarap Calon Bini adalah aktor senior Slamet Rahardjo.

"Asep berhasil menggarap film ini. Meskipun dia bukan orang Jawa, tapi orang Sunda. Dia tidak menyutradarai bahasa, tapi dia menyutradarai cerita," kata Slamet Rahardjo.

Asep Kusdinar mengucapkan terima kasih atas pujian yang datang untuknya. Dia tidak menyangka film Calon Bini mendapat respon positif dari penonton gala premiere malam itu. Asep Kusdinar senang pihak Screenplay Film mempercayakan penggarapan film Calon Bini kepada dirinya.

"Saya senang Pak Sukhdev buat konsep baru, yang biasanya drama, tapi ini ada ketawanya. Saya memang enggak bisa Bahasa Jawa cuma dari mimik muka. Tapi banyak tim ngerti Bahasa Jawa, kebantu juga," kata Asep.

Film Calon Bini mengangkat cerita tentang Ningsih, yang diperankan Michelle Ziudith, bertaruh nasib di Ibukota demi sebuah mimpi. Selama di Jakarta, Ningsih menjadi pembantu di sebuah rumah mewah, seorang konglomerat besar bernama Pak Prawira.

Selain drama komedi, film Calon Bini juga menyuguhkan adegan romantis yang diperankan oleh Michelle Ziudith dan Rizky Nazar. Film Calon Bini rencananya akan tayang tepat di Hari Valentine, 14 Pebruari 2019 mendatang.

(man/ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.