Giorgino Abraham Mau Jadi Pemeran Pendukung di Film Bumi Manusia, Ini Alasannya

Wayan Diananto Sabtu, 9 Pebruari 2019 16:30:31
Giorgino Abraham membintangi film Bumi Manusia. (Foto: Bambang Setiawan)

TABLOIDBINTANG.COM - Giorgino Abraham (24) tengah sibuk mempromosikan single anyar "Cokelat Biru." Single ini resmi dilempar ke pasar Januari 2019. Dalam sesi wawancara empat mata dengan tabloidbintang.com di Jakarta Selatan, belum lama ini, Giorgino Abraham menyebut single "Cokelat Biru" adalah mimpi yang jadi kenyataan. Melodi dan lirik "Cokelat Biru" diciptakannya sendiri. Ini memudahkannya dalam menghayati lagu baik saat rekaman maupun manggung.

Merilis single anyar bukan satu-satunya target Giorgino Abraham tahun ini. Target lainnya, kembali ke layar lebar. Sebenarnya, target itu sudah terwujud akhir tahun lalu. Giorgino Abraham diketahui membintangi film Bumi Manusia karya Hanung Bramantyo. Dalam film yang diangkat dari novel legendaris karya Pramoedya Ananta Toer itu, ia tidak menjadi pemeran utama.  

"Setelah ini ada film besar, syuting sudah selesai. Pertengahan tahun ini akan tayang. Saya bangga sekaligus bersyukur menjadi bagian dari film Boemi Manusia. Enggak harus menjadi pemeran utama, sih. Saya mengorbankan kesempatan menjadi pemeran utama di layar kaca demi pemeran pendukung di layar lebar. Semoga direspons positif," Giorgino Abraham membocorkan.

Giorgino Abraham percaya, peran apapun, jika dibawakan dengan penuh penjiwaan akan menyentuh nurani penonton. Tak peduli ia peran utama atau pendukung. "Harapan saya sederhana, ingin dikenal sebagai seniman yang tulus berkarya. Setiap seniman berposes. Semoga saya bisa memberi dampak dan pengaruh bagi pencinta seni di Indonesia," imbuh Giorgino Abraham.

Penulis Wayan Diananto
Editor Wayan Diananto
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.