Cerita Maxime Bouttier Jadi Co Sutradara Kain Kafan Hitam

Panditio Rayendra Senin, 11 Pebruari 2019 13:45:47
Maxime Bouttier (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Setelah Matt and Mou, Maxime Bouttier kembali bermain film Kain Kafan Hitam. Selain sebagai pemeran utama, Maxime Bouttier menjadi co sutradara di film Kain Kafan Hitam, mendampingi sineas Yudhistira Bayuadjie.

"Gue dapat tawaran buat jadi co sutradara. Sebenarnya ini untuk pembelajaran jelang proyek berikut yang akan aku sutradarai lagi, yang masih develop cerita," ujar Maxime Bouttier saat bertandang ke kantor Tabloid Bintang, belum lama ini.

Maxime Bouttier (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Maxime Bouttier (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Maxime Bouttier bersemangat dalam menjalankan tugasnya sebagai sutradara. "Gue take care atmosfer scene, pemain, gimana interaksi mereka di adegan. Gue juga jadi tahu gimana cara komunikasi dengan kru," urai kekasih Prilly Latuconsina ini.

Menjadi pemain sekaligus co sutradara, membawa keuntungan bagi Maxime Bouttier. "Karena gue juga main, jadi ngomong sama pemain enggak sulit. Director of Photography-nya orang Perancis, jadi aku selalu berkomunikasi pakai bahasa Perancis.

Maxime Bouttier (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Maxime Bouttier (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Lantaran hal ini baru baginya, Maxime tak menampik ada perasaan aneh. "Agak aneh saat nge-direct. Harus balik ke depan dan belakang layar. Gue kira bakal jadi biasa seiring waktu, tapi setiap harinya masih merasa aneh," pungkasnya.

Kain Kafan Hitam juga dibintangi Haico Van der Veken, Ajun Perwira, Shandy William dan Claudy Putri. Film ini tayang 14 Februari 2019 di bioskop.

(ray/ray)

Penulis Panditio Rayendra
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.