Boy William Pilih YouTube ketimbang Film dan Acara TV

Wayan Diananto Senin, 11 Pebruari 2019 23:30:35
Boy William ((Bambang Setiawan / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aksi Boy William (27) memberi tumpangan kepada sejumlah seleb hingga Presiden Joko Widodo diperbincangkan publik. Aktor yang memulai debut lewat film Potong Bebek Angsa ini kini berada di persimpangan, memilih antara berkarier di televisi, layar lebar, atau YouTube.

Saat dihadapkan pada pilihan televisi atau layar lebar, Boy memilih layar lebar. Namun saat diminta memilih layar lebar atau YouTube, ia memastikan pilihannya adalah YouTube.

Dalam wawancara dengan Bintang, Boy mengulas masa depan televisi di era digital. Baginya, syuting program televisi itu pekerjaan sehari-hari. Dan main film bagaikan hamil lalu bersalin. Ia deg-degan menanti momen gala premier, melangkah di karpet merah mengenakan tuksedo, serta penasaran dengan reaksi para tamu setelah menonton. 

“Syuting program televisi seperti kerja kantoran. Istilahnya saya setiap hari berada di televisi. Saya memilih YouTube karena bisa berkreasi sendiri dari bikin konsep, konten, sampai mencari bintang tamu. Di film, saya bagian dari karya seseorang. Naskah sudah ditentukan, arahan berasal dari sutradara. Sebagai pemain saya boleh memberi saran namun tidak bisa 100 persen mengatur. Kepuasannya beda,” beri tahu Boy William.

Boy William mengundang presiden Indonesia untuk acara #NebengBoy yang tayang di kanal YouTubenya. (Youtube)
Boy William mengundang presiden Indonesia untuk acara #NebengBoy yang tayang di kanal YouTubenya. (Youtube)

Di YouTube, ia lebih total sekaligus repot. Boy mengakui YouTube fenomena di industri hiburan. Sejumlah selebgram bahkan menyebut dengan adanya YouTube, televisi perlahan akan mati. Namun pemeran Rio dalam film Rumah Gurita itu tak sepenuhnya setuju.

Boy William menilai, karena YouTube, kini stasiun televisi termotivasi membuat acara yang lebih bagus. Rising Star Indonesia misalnya, mengerahkan penata artistik untuk membangun panggung yang megah dan menghadirkan juri berkompeten.

“Nilai produksinya tidak main-main. Untuk saat ini, konten kreator YouTube di Indonesia belum bisa melakukannya. Jadi kalau dibilang televisi akan mati, enggak juga,” ulas Boy.

(wyn / gur)
 

Penulis Wayan Diananto
Editor Tubagus Guritno
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.