Raih 800 Ribu Penonton di Hari Pertama, Film Dilan 1991 Torehkan Rekor Baru

Christiya Dika Handayani Jumat, 1 Maret 2019 16:15:23
Dilan 1991 raih 800 ribu penonton di hari pertama penayangan. (Markuat/tabloidbintag.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Di hari pertama penayangannya, Kamis (28/2) kemarin, film Dilan 1991 mencetak rekor fantastis. Film yang dibintangi Iqbaal Ramadhan dan Vanesha Prescilla ini meraih 800.000 penonton di hari pertama. Torehan ini membuat Dilan 1991 tercatat sebagai  film dengan jumlah penonton terbesar di hari pertama penayangannya dalam sejarah sinema Indonesia. 

Jumlah yang didapat telah diakumulasikan dengan jumlah penonton dalam penyangan spesial Dilan 1991 di Bandung bertepatan dengan Hari Dilan, 24 Februari 2019 lalu. Hal ini diumumkan rumah produksi Max Pictures di Instagram official mereka.

"Dengan ini mengucapkan Terima Kasih sebesar besarnya untuk apresiasi yang luar biasa ini. Dukung dan majulah terus film-film Dalam Negeri," tulis akun tersebut diketerangan fotonya, Jumat (1/3).

Sontak sejumlah penggemar ikut berbahagia dengan pencapaian film yang diangkat dari novel karya Pidi Baiq ini. Bahkan tak sedikit dari mereka berharap Dilan 1991 dapat menembus 10 juta penonton.

"Wahh gila hari pertama . Bangga dong jd bagian 800rb penonton di hari pertma," komentar netizen. "Tembuss 10 jt aminnnnnn," sambung netizen.

"Alhamdulilah.seneng banget.semoga tembus 10 jt.amiin," timpal netizen lainnya.

Pencapaian ini bahkan disebut-sebut telah mengalahkan rekor film Avengers: Infinity War yang dirilis 27 April 2018 lalu. "Selamat dan salut untuk @_MaxPictures untuk kecepatan an transparansi pengumuman angka admission #Dilan1991. Semoga menjadi contoh yang baik buat lainnya, hehehe. Selamat juga tentu untuk rekornya. Ngalahin Avengers ini! Nggak main-main!," cuit akun twitter @bicaraboxoffice.

(dika/bin)

Penulis Christiya Dika Handayani
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.