Tayang di Indonesia, Film Misteri Dilaila Ingin Sukses Seperti Munafik 2

Yohanes Adi Pamungkas Jumat, 15 Maret 2019 11:30:31
Pemeran Misteri Dilaila (Yohanes / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Film asal Malaysia Misteri Dilaila tayang di jaringan bioskop CGV Cinemas mulai 13 Maret 2019. Film karya sineas muda berusia 25 tahun, Syafiq Yusof sangat istimewa karena cerita Misteri Dilaila mengangkat genre horor dan thriller sekaligus.

“Film gabungan horor dan thriller seperti ini awalnya sulit tayang di Malaysia namun sutradara berani untuk membuatnya,” kata produser Misteri Dilaila, Yusof Haslam saat ditemui di Jakarta.

Sejak tayang lebih dulu di Malaysia pada bulan Februari lalu Misteri Dilaila sudah disaksikan satu juta penonton. Reaksi positif dari publik Malaysia membuat Yusof Haslam optimis Misteri Dilaila akan ditonton banyak orang jika tayang di Indonesia.

“Saya berharap film ini disukai penonton di Indonesia seperti film Munafik 2,” harap Yusof Haslam yang merupakan ayah kandung dari Syafiq Yusof.

Misteri Dilaila dibintangi oleh beberapa artis yang sudah terkenal di Malaysia, sebut saja Zul Arifin, Elisabeth Tan, Sasqia Dahuri, dan Namron. “Untuk pemilihan pemain yang menentukan semua sutradara sebagai produser saya hanya memberikan ide sedikit dan tidak banyak campur tangan,” kata Yusof Haslam.

Misteri Dilaila melakukan proses syuting selama 3 bulan sejak Maret hingga Mei 2018 di kawasan Bukit Fraser , Pahang Malaysia. Konflik dalam film ini bermula saat pasangan suami istri Jefri (Zul Arifin) dan Dilaila (Elizabeth Tan) sedang melakukan perjalanan bulan madu setelah resmi menikah. Tiba-tiba Dilaila hilang secara misterius dan Jefri berusaha mencari sang istri.

(han / ray)

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.