Bintangi Film Adaptasi Novel, Devano Danendra Takut Membuka Media Sosial

Yohanes Adi Pamungkas Jumat, 29 Maret 2019 01:00:50
Devano Danendra terpilih menjadi Dylan dalam film Melodylan (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Devano Danendra terpilih menjadi Dylan dalam film Melodylan. Cerita film karya sineas Fajar Nugros ini terinspirasi dari judul novel Melodylan yang ditulis Asri Aci. Devano Danendra khawatir menjadi Dylan karena harapan orang terlalu besar.

"Saya takut banyak orang sudah berpikir terlalu tinggi dengan sosok Dylan dalam film, novelnya sudah bagus dan banyak yang mau filmnya juga bagus seperti novelnya," ujar Devano Danendra saat berbincang di Jakarta.

Saat terpilih menjadi Dylan dan beritanya tersebar di media sosial, muncul banyak komentar netizen yang pro dan kontra. Banyak yang mendukung Devano Danendra menjadi Dylan, ada juga netizen lain merasa anak Iis Dahlia ini tidak pantas menjadi Dylan. 

"Ada yang memberikan selamat, tapi ada juga yang bilang saya tidak cocok menjadi Dylan. Gara – gara itu saya sempat tidak berani membuka media sosial karena komentar – komentar yang kontra terhadap saya," tutur Devano Danendra yang untuk pertama kalinya menjadi pemeran utama dalam layar lebar. 

Selama 13 hari Devano Danendra menjalankan syuting Melodylan. Lokasi syuting berada di kawasan Tangerang Selatan. Selain Devano Danendra banyak pemain muda lain yang turut membintangi Melodylan, seperti Aisyah Aqilah, Bryan Andrew, dan Angga Yunanda. 

"Proses syutingnya seru karena rata – rata pemainnya seumuran dengan saya jadi kita nyambung kalau ngobrol," papar Devano Danendra yang menyebut Melodylan akan tayang pada 4 April mendatang.

Penulis Yohanes Adi Pamungkas
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.