Perjuangan Sabyan Gambus Diangkat ke Film, Mulai Tayang 27 Juni 2019

Ari Kurniawan Kamis, 16 Mei 2019 17:50:59
Perjalanan grup band religi Sabyan Gambus diangkat ke layar lebar. Film berjudul Sabyan Mengejar Mimpi. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Perjalanan grup band religi Sabyan Gambus diangkat ke layar lebar. Film berjudul Sabyan Mengejar Mimpi garapan sutradara Amin Ishaq menceritakan perjuangan Ayus, Nissa, dan kawan-kawan untuk menggapai cita-cita mereka di dunia musik.

Selain perjalanan Sabyan Gambus dari hajatan kampung ke panggung megah, Sabyan Mengejar Mimpi juga menghadirkan karakter-karakter unik setiap personelnya.

Sabyan Gambus akan muncul di film Sabyan Mengejar Mimpi. (Ari/tabloidbintang.com)
Sabyan Gambus akan muncul di film Sabyan Mengejar Mimpi. (Ari/tabloidbintang.com)

"Film ini didedikasikan untuk fans Sabyan yang telah membesarkan nama Sabyan Gambus," kata Amin Ishaq, di sela peluncuran poster dan trailer film Sabyan Mengejar Mimpi, di CGV Grand Indonesia, Jakarta, Kamis (16/5).

Para personel Sabyan Gambus bermain sebagai diri mereka sendiri. Ini membuat proses syuting jauh lebih mudah.

Diangkat dari kisah nyata, film ini tak luput dari unsur dramatisasi. "Bumbu pasti ada, mungkin sekitar 15 sampai 20 persen. Tapi insyaallah tidak ada yang menyeleweng dari apa yang dialami mereka sendiri," Amin menjelaskan.

Padatnya jadwal manggung Sabyan Gambus, lanjut Amin, jadi kendala terbesar dalam proses produksi. Bahkan, proses reading terpaksa ditiadakan.

"Sebelum produksi, saya mau ketemu sama mereka aja susah. Tanpa reading, jadi cukup menyita waktu saat eksekusi. Untungnya mereka jadi diri sendiri, jadi lebih mudah."

(ari/bin)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.