Rilis Album Melankolia, ToRa Ingin Ubah Imej Musik Hiphop

Supriyanto Rabu, 26 Juni 2019 11:00:01
ToRa merilis album perdana bertajuk Melankolia. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - ToRa, penyanyi hiphop jebolan ajang pencarian bakat Go A Head Challenge merilis album perdana bertajuk Melankolia. Album berisi 7 lagu itu ToRa ingin mengubah stigma mengenai musik Hip Hop di mata masyarakat.

Pemilik nama asli Macan Wigit itu ingin mengubah imej hiphop yang dikenal garang bisa menjadi mellow. Menunjukan rangkaian kisah percintaan di tengah glamor dan kelamnya kehidupan di Jakarta.

Unsur flamboyan pun begitu ditampilkan termasuk dalam logo album terbaru.

"Semua ini gue desain sendiri, itu memang yang pengin gue sampikan kalau hiphop enggak segarang itu. Kalau hip hop itu cocok kalo lo orang melankolis, lo mau denger kehidupan sehari-hari ataupun tentang percintaan," ungkap ToRa kepada wartawan belum lama ini di kawasan Warung Jati, Jakarta Selatan.

"Jadi Melankolia sebenarnya sudah lama ada di kepala gue sebelom ikut kompetisi Go ahead. Pas masuk Go ahead, gue belajar bikin musik buat lebih gampang didengar, gue buatlah Melankolia ini cerita yang gue sampaikan lebih enak lewat album ini," terang ToRa.

Kehadiran ToRa tak lepas dari arahan rapper handal LaZe yang menjadi mentornya. Meski begitu, LaZe tak mau terlalu ikut campur lebih dalam di penggarapan album Melankolia ini. Sepenuhnya, LaZe membiarkan ToRa untuk menuangkan semua kreatifitasnya untuk Melankolia.

Album Melankolia sendiri berisi tujuh buah lagu yang terdiri dari lagu berjudul Malankolia, Ungu Violet, Fell My Love, Collarbones, Cukup Kita, D.Own, dan Ani. Lagu-lagu tersebut sudah bisa dinikmati di banyak digital music platform.

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.