Di Album Baru, Demi Lovato Ceritakan Pengalamannya Overdosis

Hari Murtono Kamis, 27 Juni 2019 11:30:05
Kehidupan Lovato yang sarat drama akan dibuka pada album ketujuhnya. (Depositphotos)

TABLOIDBINTANG.COM - Banyak musisi menjadikan pengalaman hidup mereka sebagai inspirasi dalam berkarya. Hal itu rupanya juga berlaku bagi Demi Lovato. Kehidupan Lovato yang sarat drama akan dibuka pada album ketujuhnya, termasuk soal overdosis yang terjadi pada dirinya tahun lalu.

Demi Lovato mencoba memberi bocoran soal detail albumnya lewat instastory pada Selasa (25/6) lalu. “Anda tahu apa yang hebat tentang membuat album? Anda bisa mengatakan apapun yang Anda inginkan, bersikap seterbuka dan sejujur mungkin dan menceritakan sisi lain Anda terlepas dari mereka yang mungkin tidak suka,"tulis Demi.

Penyanyi "Confident" ini mengalami overdosis yang hampir fatal pada Juli 2018. Kesehatan memburuk terjadi satu bulan setelah ia merilis lagu "Sober”.

Lovato membuat cuitan di akun Twitter tentang minatnya untuk berbagi rincian tentang overdosi yang dialami lewak karya. "Jika saya merasa dunia perlu tahu sesuatu, saya akan memberi tahu mereka secara langsung," tulisnya. "Kalau tidak, orang-orang akan berhenti menulis tentang pemulihan saya, karena ini bukan urusan siapa pun selain saya. Saya sadar dan bersyukur karena masih hidup dengan baik.”

Demi Lovato juga menambahkan bahwa, "suatu hari nanti aku akan memberitahu dunia apa yang sebenarnya terjadi, mengapa itu terjadi dan seperti apa hidupku hari ini,” ulasnya.

Pada bulan Mei, Demi Lovato mengungkapkan kepada penggemar bahwa ia akan bekerja dengan manajer baru, Scooter Braun yang diharapkan bisa mengangkat kariernya. Demi berharap kariernya menanjak kembali berkat tangan dingin Scooter.

(hari/ari)

Penulis Hari Murtono
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.