Comeback Main Sinetron, Chelsea Olivia dipasangkan dengan Irwansyah

Supriyanto Kamis, 25 Juli 2019 17:15:23
Chelsea Olivia dan Irwansyah dipasangkan dalam sinetron Rindu Tanpa Cinta produksi MNC Pictures. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Chelsea Olivia dan Irwansyah dipasangkan dalam sinetron Rindu Tanpa Cinta produksi MNC Pictures. Mereka kembali mewarnai dunia hiburan Tanah Air setelah lama vakum dari dunia sinetron.

Kembalinya mereka mendapat sambutan hangat dari para pengemar sinetron. Chelsea Olivia pun senang akhirnya bisa melepas kerinduan dengan aktivitas syuting stripping.

"Rasanya, seperti keluar kandang. Ya pasti rasanya senang banget, mengobati kerinduan, karena aku vakum selama 4 tahun menjadi seorang ibu," ungkap Chelsea Olivia di sela syuting Rindu Tanpa Cinta kawasan Cibubur, Jawa Barat, Rabu (24/7).

Para pendukung sinetron Rindu Tanpa Cinta. (Supriyanto/tabloidbintang.com)
Para pendukung sinetron Rindu Tanpa Cinta. (Supriyanto/tabloidbintang.com)

Rindu Tanpa Cinta tayang mulai hari Rabu, 24 Juli 2019 pukul 18.00 WIB di RCTI. Bercerita tentang sebuah keluarga bahagia antara Rindu (Chelsea Olivia) dan Rendy (Irwansyah) bersama anaknya Jihan (Chico Radella). Namun mereka memutuskan untuk bercerai dan Rindu kehilangan hak asuh untuk anaknya.

"Jadi sinetron inikan judulnya Rindu Tanpa Cinta, sebenarnya sinetron ini adalah drama keluarga yang ceritanya banyak sekali di dunia nyata. Mungkin dalam sinteron ini bisa menjadi inspirasi orang-orang di sana yang mungkin sedang mengalami masalah yang sama, semoga masalahnya bisa cepat selesai. Semoga sinteron ini punya hal positifnya lah," pungkas Chelsea Olivia.

(pri/bin)

 

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.