Amanda Manopo Sempat Diremehkan Gara-gara Peran Ini

Abdul Rahman Syaukani Kamis, 1 Agustus 2019 11:30:16
Amanda Manopo menunjukkan kualitas akting maksimal. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Amanda Manopo mengatakan ada pihak yang meremehkan dirinya ketika menerima tawaran untuk bermain dalam sinetron Cinta Sebening Embun RCTI.

Amanda Manopo dianggaptidak akan mampu memainkan karakter ibu tiga anak di sinetron tersebut. Amanda pun berusaha memberikan kualitas akting terbaiknya. Dia justru merasa tertantang untuk membuktikan ke mereka kalau dirinya bisa memerankan karakter ibu.

"Sempat diremehkan. Mereka masih enggak yakin dengan umur aku yang sekarang harus memerankan karakter yang umurnya sektitar 28-30 an. Dan pemainnya kan sudah punya anak semua," ucap Amanda Manopo kepada Tabloidbintang.com.

Amanda Manopo menunjukkan kualitas akting maksimal. (Seno/tabloidbintang.com)
Amanda Manopo menunjukkan kualitas akting maksimal. (Seno/tabloidbintang.com)

Kerja keras Manda, sapaan akrabnya, mulai membuahkan hasil. Orang yang dulunya meremehkan jadi sadar kalau Amanda Manopo bisa memerankan karakter ibu tiga anak, sekalipun dia belum menikah dan belum pernah punya pengalaman mengurus anak.

Salah satu usaha yang dilakukan Amanda Manopo agar bisa memainkan karakternya, adalah berusaha membuat "anak-anaknya" nyaman kepada dirinya, baik saat sedang syuting maupun tidak. Amanda Manopo bahkan sempat membawakan makanan untuk aktor-aktor cilik itu dan mengajak mereka bermain di lokasi syuting.

Amanda Manopo menunjukkan kualitas akting maksimal. (Seno/tabloidbintang.com)
Amanda Manopo menunjukkan kualitas akting maksimal. (Seno/tabloidbintang.com)

(man/ari)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.