Senang Main Film dengan Aktor Muda, Widyawati Akui Fisiknya Mudah Lelah

Supriyanto Jumat, 2 Agustus 2019 18:15:23
Meski berbeda generasi, Widyawati mengaku senang bekerjasama dengan anak-anak muda. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Widyawati ikut membintangi film drama keluarga Mahasiswi Baru bersama aktor muda Mikha Tambayong, Morgan Oey, dan Umay Shahab. Meski berbeda generasi, Widyawati mengaku senang bekerja sama dengan anak-anak muda.

Istri Sophaan Sophian itu mengatakan, dalam film produksi MNC Pictures itu dirinya terbuka dan bersinergi dengan banyak aktor dan aktris muda. Tujuannya agar nyaman dalam bekerja.

"Setiap film kalau ada yang berperan sebagai anak, atau tokoh anak, saya berusaha merangkul supaya tidak kaku," ungkap Widyawati di Gala Premier Mahasiswi Baru, XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (1/8).

Widyawati bersama bintang Mahasiswa Baru. (Seno/tabloidbintang.com)
Widyawati bersama bintang Mahasiswa Baru. (Seno/tabloidbintang.com)

"Mereka bisa nyaman, dekat, itu penting. Sama dengan mereka-mereka ini. Saya merasa mereka sudah jadi anak-anak saya, seru banget," terang Widyawati menambahkan.

Dalam film Mahasiswi Baru, Widyawati berperan sebagai Lastri. Dia adalah seorang mahasiswi baru yang berusia sudah lanjut. Beruntung tidak ada kesulitan berarti selama proses syuting berlangsung, namun tidak dipungkiri faktor usia berpengaruh pada aktifitas Widyawati.

"Tapi fisik memang agak berat, di mana saya harus loncat sana-sini," pungkas Widyawati.

Mahasiswi Baru merupakan film drama yang disutradarai Monty Tiwa. Proses syuting dilakukan beberapa waktu di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya. Film tersebut bakal tayang di bioskop mulai 8 Agustus 2019 mendatang.

(pri/bin)

Penulis Supriyanto
Editor Binsar Hutapea
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.