Alasan Chicco Jerikho Izinkan Putri Marino Main Film Lagi

Ari Kurniawan Rabu, 7 Agustus 2019 21:30:23
Chicco Jerikho dan Putri Marino (Ari Kurnia / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Chicco Jerikho akan beradu akting dengan istrinya, Putri Marino, di film Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Bagi Putri, ini merupakan film pertamanya setekah memiliki anak.

Diamui Chicco Jerikho, ada banyak konsekuensi yang harus dihadapi saat mengizinkan Putri Marino kembali aktif bekerja. Terutama soal anak. Chicco harus memastikan putrinya, Suri, tidak akan kekurangan perhatian saat nanti ayah dan ibunya sibuk.

"Dari sebelum ketemu gue, Putri memang kariernya di sini, gue nggak mungkin setop karier dia," kata Chicco Jerikho, di sela acara syukuran film NKCTHI di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (7/8).

Chicco Jerikho dan Putri Marino (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Chicco Jerikho dan Putri Marino (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

"Gue malah mendukung, karena menurut gue Putri berbakat, gue nggak boleh memutuskan apa yg dia punya, itu kan gifted. Ketika Putri memang suka, dia pengen jalanin, ya sudah," imbuhnya.

Chicco Jerikho berencana untuk mengajak Suri ke lokasi syuting. Sebab, menurut Chicco, sejauh ini si kecil tidak bisa jauh dari Putri Marino, ibunya.

"Pasti dibawa sih. Di lokasinya gimana nanti dipikirkan. Itu yang harus diobrolin," bilang Chicco Jerikho.

NKCTHI diadaptasi dari buku best-seller karya Marchella FP. Buku yang dirilis pada 2018 itu mengangkat masalah yang dihadapi para milenial.

Selain Chicco Jerikho dan Putri Marino, NKCTHI juga dibintangi Rachel Amanda, Rio Dewanto, Sheila Dara Aisha, Oka Antara, Umay Shahab, dan Susah Bachtiar.

(ari / ray)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.