Film Perburuan Bikin Aming Lebih Mensyukuri Kemerdekaan

Ari Kurniawan Rabu, 14 Agustus 2019 09:15:19
Dari film Perburuan, Aming mengaku mendapat pelajaran baru soal sejarah Indonesia. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aming merasa beruntung bisa menyaksikan film Perburuan sebelum ditayangkan serentak di seluruh bioskop pada 15 Agustus besok. Film garapan sutradara Richard Oh itu dibintangi Adipati Dolken dan Ayushita. 

Dari film Perburuan, Aming mengaku mendapat pelajaran baru soal sejarah Indonesia, khususnya saat pendudukan Jepang. 

"Ini menceritakan soal masa-masa penjajahan Jepang, di mana selama 3,5 tahun itu adalah masa-masa yang paling suram buat Indonesia. Bagaimana digambarkan masyarakat Indonesia pada masa itu mengalami penindasan melebihi batas kemanusiaan," ungkap Aming, di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Selasa (13/8) malam. 

Dari film Perburuan, Aming mengaku mendapat pelajaran baru soal sejarah Indonesia. (Seno/tabloidbintang.com)
Dari film Perburuan, Aming mengaku mendapat pelajaran baru soal sejarah Indonesia. (Seno/tabloidbintang.com)

Aming sendiri mengaku suka dengan film-film bertema sejarah. Dari sejarah, kata Aming, dirinya bisa lebih menghargai tokoh-tokoh yang berperan dalam memerdekakan bangsa Indonesia. 

"Jadi we have to be more thankful, we have to be more. Kita tidak mengalami masa sulit seperti yang mereka alami. Saya sedikit banyak sejarah juga, jadi agak tahu ya, kemerdekaan diberikan ke kita emang melalui proses yang nggak mudah."

Kehadiran film Perburuan membuat Aming semakin optimis dengan masa depan perfilman Tanah Air. Aming yakin sineas lokal bakal bisa bersuara banyak di industri film dunia. 

Film Perburuan tayang mulai 15 Agustus 2019. (Ari/tabloidbintang.com)
Film Perburuan tayang mulai 15 Agustus 2019. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.