Film Bebas Jadi Balas Dendam Mira Lesmana Tak Pernah Pakai Seragam Putih Abu Abu

Abdul Rahman Syaukani Rabu, 14 Agustus 2019 21:45:33
Pemain film Bebas dalam acara launching trailer, Rabu 14 Agustus 2019

TABLOIDBINTANG.COM - Sekitar 2 bulan sebelum penayangan film Bebas, sutradara Riri Riza dan produser Mira Lesmana meluncurkan official trailer pada hari ini di kanal Youtube Miles Film. Film tersebut merupakan adaptasi dari film hit Korea berjudul Sunny.

Trailer film Bebas ini melengkapi video teaser yang telah diluncurkan sebelumnya. Trailer ini memberikan gambaran cerita tentang film Bebas tentang masa remaja, persahabatan dan reuni setelah sekian lama tidak berjumpa dengan kawan lama.

Mira Lesmana (Seno Susanto / tabloidbintang.com)
Mira Lesmana (Seno Susanto / tabloidbintang.com)

Dalam jumpa pers di FX Sudirman, Jakarta, Rabu (14/8), Mira Lesmana mengatakan bahwa film Bebas kembali menghadirkan kisah hidup remaja yang memakai seragam putih abu- abu seperti film dia yang sempat hit, Ada Apa Dengan Cinta?.

Mira Lesmana mengungkapkan bahwa dirinya tidak pernah menggunakan putih abu abu selama masa SMA. Karena sejak lulus SMP tahun 1980, Mira Lesmana langsung pindah ke Australia. Oleh karenanya, film Bebas dianggapnya sebagai dendam karena tidak merasakan asyiknya masa-masa itu.

"Ada kerinduan untuk bikin film setelah Ada Apa Dengan Cinta? Makanya ini kayak dendam lah," ucap Mira Lesmana di hadapan awak media.

Film Bebas merefleksikan tentang kehidupan remaja Jakarta tahun 1995 dan 1996 di Jakarta. Tidak hanya itu, film Bebas juga mengungkap peristiwa yang terjadi pada masa itu. Seperti gejolak perlawanan mahasiswa terhadap pemerintahan era Orde Baru.

(man / ray)

Penulis Abdul Rahman Syaukani
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.