Anggap Darah Daging Sendiri, Ruben Onsu Sebut Betrand Peto Anugerah Bagi Keluarganya

Altov Johar Kamis, 22 Agustus 2019 20:00:38
Ruben Onsu (Altov / tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Nama Betrand Peto tengah jadi sorotan setelah Ruben Onsu memutuskan menjadi ayah sambungnya. Ruben sudah menganggap Betrand seperti anak kandungnya sendiri, meski bocah asal Nusa Tenggara Timur (NTT) itu masih memiliki orang tua kandung.

"Dia (Betrand Peto) memang lahir bukan dari rahim istri saya tapi saya udah anggap Betrand seperti darah daging sendiri makanya Tuhan menjawab," ujar Ruben Onsu di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (22/8).

Tak sedikit netizen beranggapan niat Ruben mengangkat Betrand Peto menjadi anak, sebagai pancingan agar ia dikaruniai anak laki-laki. Terkait hal itu, sejauh ini Ruben dan Sarwendah masih memegang komitmen untuk memiliki dua anak saja.

Nama Betrand Peto tengah jadi sorotan setelah<a href="https://www.tabloidbintang.com/tag/ruben-onsu"> Ruben Onsu</a> memutuskan menjadi ayah sambungnya
Nama Betrand Peto tengah jadi sorotan setelah<a href="https://www.tabloidbintang.com/tag/ruben-onsu"> Ruben Onsu</a> memutuskan menjadi ayah sambungnya

"Sampai sekarang ini saya sama Wenda (istrinya) tetap komitmen untuk 2 (anak) saja. Makanya ketika enggak ada anak laki-laki, hadir lah Betrand," jelasnya.

Bagi Ruben Onsu, kehadiran Betrand di tengah keluarganya merupakan sebuah anugerah. Apalagi Betrand adalah sosok yang periang dan polos. Sehingga Ruben dan Sarwendah sangat berhati-hati mengarahkan Betrand.

"Betrand sendiri buat saya seperti malaikat yang dikirimkan Tuhan buat saya dan istri. Dia anak yang periang, gembira, polos jadi kita enggak boleh salah arahan," pungkas Ruben Onsu.

(tov / ray)

 

Penulis Altov Johar
Editor Panditio Rayendra
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.