Melaney Ricardo Tanggapi Sanksi KPI untuk Program Hotman Paris Show

Supriyanto Jumat, 4 Oktober 2019 08:00:38
Melaney Ricardo komentari penghentian sementara program Hotman Paris Show. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Program Hotman Paris Show mendapat sanksi berupa penghentian sementara dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Hal tersebut akibat penayanyan perselisihan Nikita Mirzani dan Elza Syarief.

Mengenai kabar tersebut, Melaney Ricardo selaku co-host Hotman Paris Show angkat bicara. Melaney mengaku sedih namun tetap menjalani aturan.

"Nggak apa-apa saya punya acara lain, itu keputusan dari atas ya cuma sedih karena itu rezeki kita. Mungkin kalau dari pihak atas yang ditanggung sama kita dan tim ya nggak apa-apa," ujar Melaney Ricardo, di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, Kamis (3/10). "Orang kerja ada praturannya, ya ikutin aja," tambah Melaney Ricardo.

Melaney Ricardo komentari penghentian sementara program Hotman Paris Show. (Altov/tabloidbintang.com)
Melaney Ricardo komentari penghentian sementara program Hotman Paris Show. (Altov/tabloidbintang.com)

Melaney Ricardo beranggapan, sanksi yang dikekuarkan KPI kali ini untuk memperbaiki dirinya beserta tim yang lain dalam menyajikan acara televisi.

"Nggak menyayangkan juga nggak apa-apa, setiap hal yang terjadi perbaikan untuk tim juga supaya kita menjadi lebih baik," tutur Melaney Ricardo.

"Untuk host, co host, bintang tamu tim kreatif. Supaya kita bisa menghadirkan acara yang lebih mendidik, menghibur," pungkas Melaney Ricardo.

Melaney Ricardo komentari penghentian sementara program Hotman Paris Show. (Altov/tabloidbintang.com)
Melaney Ricardo komentari penghentian sementara program Hotman Paris Show. (Altov/tabloidbintang.com)

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.