Ngaku Penakut, Tora Sudiro Nekat Jadi Sutradara Film Horor

Ari Kurniawan Jumat, 11 Oktober 2019 09:15:43
Tora Sudiro untuk kali pertama jadi sutradara. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Tora Sudiro ambil bagian dalam film horor berjudul Ghostbuster. Kali ini bukan hanya jadi pemain, suami Mieke Amalia itu juga dipercaya untuk duduk di kursi sutradara. 

Tora Sudiro terbilang nekat, sebab aktor 46 tahun itu mengaku termasuk orang yang penakut pada hal-hal yang berbau mistis. 

"Ini kesempatan pertama jadi sutradara, tadi dapatnya yang horor. Padahal gue sendiri takut sama film horor, gue paling takut tidur sendiri," aku Tora Sudiro, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (10/10).

Tora Sudiro untuk kali pertama jadi sutradara. (Ari/tabloidbintang.com)
Tora Sudiro untuk kali pertama jadi sutradara. (Ari/tabloidbintang.com)

Diakui Tora Sudiro, ada perasaan gugup saat menjalankan tugas pertamanya.

"Berasa panik aja. Panik karena nggak taunya. Pas ditanya gimana mau jadi sutradara, ya syok. Terus lokasinya juga belum sesuai dengan apa yang di otak gue bakal kaya gimana. Cuma mau nggak mau jalanin aja dulu," tuturnya.

Untuk mengurangi kegamangannya, Tora Sudiro meminta bantuan dari orang-orang yang sudah ahli. Ini membuatnya bisa sedikit lebh tenang

"Ada astrada yang selalu ngebantu. Gue garap ini si Om Gary (Iskak) bantu, dia juga kasih masukan, dia dulu pernah jadi sutradara," pungkas Tora Sudiro. 

Selain Tora Sudiro, film Ghostbuster juga dibintangi Wulan Guritno, Gary Iskak, Niniek L Karim, Annette Edoarda Senge, dan Egi Fedly.

Tora Sudiro untuk kali pertama jadi sutradara. (Ari/tabloidbintang.com)
Tora Sudiro untuk kali pertama jadi sutradara. (Ari/tabloidbintang.com)

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.