Peringati Sumpah Pemuda, Kemendikbud dan Pusbangfilm Gelar GKFP 2019

Altov Johar Rabu, 23 Oktober 2019 10:30:41
Jumpa pers Gelar Karya Film Pelajar. (Altov/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbangfilm) menyelenggarakan Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) dengan tema Semangat Kebhinekaan Generasi Milenial.

Gelaran ini ditujukan untuk siswa siswi SMA/ SMK/ Sederajat, berdasarkan dua kategori film pendek, yakni fllm pendek dokumenter dan fllm pendek flksi. Gelaran GKFP 2019 ini diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Sumpah Pemuda.

"Buat saya ini lebih punya arti ke mereka jadi pelajar, pelajar ini yang kreatifitasnya juga luar biasa mereka setidaknya punya rasa kebanggaan tersendiri di sumpah pemuda," ucap Reza Rahadian selaku Direktur GKFP 2019, di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta Pusat, Selasa (22/10).

"Mereka punya kontribusi dalam karya-karyanya apa karya yang membicarakan tentang keberagaman Indonesia jadi buat saya kenapa saya pilih tanggal 28 karena ini bentuk apresiasi kepada anak muda untuk mengapresiasi karya yang mereka buat," tambahnya.

Reza menuturkan, setidaknya para pelajar memiliki dengan karya-karya yang dihasilkannya. Terlebih gelaran ini berepatan dengan Hari Sumpah Pemuda.

"Jadi mereka setidaknya punya kebanggaan, di sumpah pemuda, ‘oh saya bikin karya tentang kebhinekaan di generasi saya’ itu kan buat saya sesuatu yang sangat ngebanggain," tuturnya.

Di kesempatan ini disampaikan proses, tahapan dari hasil penyelenggarakan GKFP. Melalui media online dan media cetak, peserta yang mendaftar berasal dari 217 sekolah, dan terdiri dari 175 film pendek flksi dan 36 film pendek dokumenter. Sementara yang lolos seleksi administrasi 126 sekolah terdiri dari 92 film pendek flksi dan 34 film pendek dokumenter.

(tov/ari)

Penulis Altov Johar
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.