Ozy Syahputra Tampil Mengejutkan di Film Si Manis Jembatan Ancol

Ari Kurniawan Jumat, 1 November 2019 21:30:17
Ozy Syahputra sangat identik hantu centil yang diperankannya di sinetron Si Manis Jembatan Ancol. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Ozy Syahputra sangat identik hantu centil yang diperankannya di sinetron Si Manis Jembatan Ancol. Ozy pun diikutsertakan dalam film Si Manis Jembatan Ancol, garapan sutradara Anggy Umbara. 

Tapi, pemunculan Ozy Syahputra kali ini sangat berbeda dari sinetron. Tak lagi jadi pria melambai, aktor berkepala plontos itu memerankan karakter penjahat bengis dan kejam. 

"Peran aku di sini tuh betul-betul menguras pikiran, tenaga, semuanya deh. Karena di sini aku berperan sebagai rentenir, lintah darat yang super jahat," beri tahu Ozy Syahputra, di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Kamis (31/10).

Ozy Syahputra sangat identik hantu centil yang diperankannya di sinetron Si Manis Jembatan Ancol. (Seno/tabloidbintang.com)
Ozy Syahputra sangat identik hantu centil yang diperankannya di sinetron Si Manis Jembatan Ancol. (Seno/tabloidbintang.com)

Untuk karakter itu, Ozy Syahputra harus banyak berkorban. Dimulai dari fisik. Ozy menumbuhkan kumis dan jenggot agar terlihat garang. Yang tersulit, tentu saja pendalaman karakter. 

Ozy Syahputra mengikuti proses reading secara intensif selama dua bulan. Pada proses itu, Ozy berusaha memasukkan hal-hal negatif ke dalam pikirannya. 

"Selama 21 hari (proses syuting) itu saya betul-betul kebawa depresi, kepikiran. Kepikitan terus ya 1001 macam perasaan, jadi saya punya emosi juga mesti harus dijaga di situ," jelas Ozy Syahputra. Setelah melihat hasilnya, Ozy Syahputra cukup merasa puas. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.