Masuk Nominasi FFI 2019, Kerja Keras Jerome Kurnia di Bumi Manusia Terbayar

Ari Kurniawan Sabtu, 16 November 2019 18:00:29
Jerome Kurnia masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia  2019 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, lewat film Bumi Manusia (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Aktor ganteng Jerome Kurnia masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2019 untuk kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik, lewat film Bumi Manusia. Jerome bersaing dengan Baskara Mahendra, Mandra, Randy Pangalila, Verdi Solaiman, dan Whani Dharmawan.

Jerome Kurnia mengaku sama sekali tidak menyangka. Padahal, dia di lokasi acara saat mominasi FFI 2019 dibacakan. 

"Pada malam itu aku juga kebetulan disuruh baca nominasi. Dua kali aku turun membacakan penata artistik terbaik dan juga musik. Setelah turun dan duduk, keluar nominasi pemeran pendukung pria terbaik dan tiba-tiba nama aku keluar dan aku benar-benar kaget banget," cerita Jerome Kurnia, di sela press screening film Senior, di Epicentrum XXI, Jakarta Selatan, Jumat (15/11).

Masuk nominasi FFI, merupakan pencapaian terbesar dalam karier akting Jerome Kurnia sejauh ini. Seluruh pengorbanan dan kerja keras Jerome di film Bumi Manusia seperti terbayar lunas. 

"Aku bersyukur banget mereka bisa memilih aku, karena memang buat Bumi Manusia itu aku bekerja sangat keras," bilangnya. 

Tentu ada keinginan Jerome Kurnia untuk bisa membawa pulang Piala Citra pertamanya. Tapi, ia tak mau memasang target terlalu tinggi. 

"Dengan nominasi aja udah luar biasa banget. Menang atau nggak untuk mengingat kembali aja apa alasan pertama kali aku memilih untuk menempuh hidup sebagai aktor," pungkas Jerome Kurnia.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.