Sukses di Malaysia, Film Makmum Raih Penghargaan MURI

Supriyanto Rabu, 20 November 2019 10:30:31
Adegan film Makmum (YouTube)

TABLOIDBINTANG.COM - Film Makmum yang dibintangi Titi Kamal dan Ali Syakieb mendapat penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai "Film Indonesia dengan Penonton Terbanyak di Malaysia".

Tak hanya itu, Makmum berhasil meraup 7,15 juta ringgit Malaysia dan dianggap sebagai film terlaris di negeri Jiran sepanjang tahun 2018-2019. Selasa (19/11) siang, KK Dheeraj selaku produser film mendapat plakat dari Direktur Eksekutif MURI, Osmar Semesta Susilo.

"Rekor ini membuktikan bahwa film indonesia bisa go international (film ini) sangat diapresiasi di Malaysia. Semoga bisa menembus negara lain dan dunia film internasional," ucap Osmar Semesta Susilo di MD Place, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (19/11).

Pencapaian Makmum di Malaysia bisa menjadi tolak ukur bagi film-film nasional nantinya.

"Ini telah menjadi benchmark. Kalau ada rekor film lain yang jumlahnya lebih banyak dari ini ya berarti rekor ini gugur karena ini masih rekor baru jumlah penonton film ini masih menjadi benchmark,” terang Osmar Semesta.

KK Dheeraj mengungkap rasa bangganya terhadap pencapaian tersebut. Dia berharap kesuksesan film itu bisa terus berlanjut.

"Sekitar tiga minggu yang lalu saya dikabarin distributor saya di Malaysia, Singapura, dan Brunei Darusallam, film ini mendapat sambutan luar biasa khususnya di Malaysia dengan 7.15 juta ringgit,” tutur Dheeraj.

Hal serupa juga dikatakan oleh Titi Kamal. Istri Christian Sugiono itu pun tak menyangka film horor perdananya langsung sukses bahkan hingga ke negara tetangga.

"Bahagi banget dengar kabar film Makmum dapat tempat di Malaysia. Film Indonesia pertama yang dapat jumlah penonton tertunggi di Malayasia. Horor pertama aku seneng banget, deg degan juga," pungkas Titi Kamal.

(pri/ari)

Penulis Supriyanto
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.