Nightmare Side The Movie, Program Horor Radio Ardan Diangkat ke Layar Lebar

Ari Kurniawan Jumat, 22 November 2019 12:00:35
Program horor di radio Ardan, Nightmare Side, diangkat ke layar lebar.

TABLOIDBINTANG.COM - Program horor di radio Ardan, Nightmare Side, diangkat ke layar lebar. Nightmare Side populer sejak 1992 sebagai program radio yang mengangkat misteri atau cerita-cerita yang menjadi urban legend di daerah Bandung dan sekitar Jawa Barat. 

Sebelumnya, Nightmare Side sudah pernah digarap secara independen oleh sineas kampus.

"Filmnya pernah dibuat pada 2013, tapi nggak tembus XXI. Nah 27 tahun kemudian ceritanya diangkat lagi ke layar lebar," ujar Dimasta Tri Aditiyo, penulis cerita film Nightmare Side yang juga penyiar radio di Ardan, saat jumpa pers di Epicentrum, Jakarta Selatan, Rabu (20/11).

Program horor di radio Ardan, Nightmare Side, diangkat ke layar lebar. 
Program horor di radio Ardan, Nightmare Side, diangkat ke layar lebar. 

Dimasta mengatakan Nightmare Side The Movie tidak hanya mengangkat cerita horor, melainkan juga persahabatan dan keluarga. Penggarapan film ini dipasrahkan kepada sutradara Joel Fadly.

Dibanding film sebelumnya,  Nightmare Side The Movie kali ini digarap lebih serius dengan cerita yang utuh. Sang sutradara juga menggunakan teknologi CGI untuk kesempurnaan gambar. 

"Penggarapannya dibuat lebih serius untuk nasional, sehingga akhirnya bisa tembus XXI. Di dalamnya, sebenarnya ada cerita yang disadur dari potongan radio play, tapi tidak dibuat ombinus melainkan dijahit jadi satu cerita,” jelas Dimasta.

Film Nightmare Side The Movie ini dibintangi oleh artis-artis muda seperti Fay Nabila, Gege Elisa, Elina Joerg, dan juga Ajil Ditto. Ada penampilan Mo Sidik, Bayu Oktara, dan Melissa Karim. 

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.