RAN Berkolaborasi dengan Vanesha Prescilla di MV Saling Merindu

Redaksi Rabu, 4 Desember 2019 04:00:28
RAN meluncurkan video Saling Merindu (Markuat/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Hari ini RAN secara resmi merilis Music Video untuk lagu kedua dari rangkaian Omne Trium Perfectum; The Series yang diluncurkan beberapa waktu lalu, Saling Merindu. Bila biasanya video RAN identik dengan ringan, cheerful, warna-warni, Saling Merindu justru terlihat sangat berbeda. Dari detik pertama sudah terasa aroma thriller-nya. Belum lagi kemunculan Vanesha Prescilla yang juga sangat berbeda dengan yang selama ini kita lihat.

"Karena dari awalnya konsep video clipnya kontradiktif, kami langsung kepikiran nama Vanesha dan sepakat untuk membuat dia yang biasa terlihat manis, jadi tampil lebih menyeramkan. Sesuai dugaan kami, ternyata Sasha sangat baik membawakan pesan yang kita harapkan di video ini”, jelas Rayi RAN.

Nino RAN menambahkan, “Seumur-umur RAN belum pernah kita bikin sesuatu yang seperti ini. Kami menunjuk Syn Films yang dimotori oleh Lintang Manik sebagai sutradara, dan untuk melengkapi kesan thrillernya kami berkolaborasi dengan para pemain teater yang tergabung dalam Teater Keliling. Tanpa mereka sih, jelas suasananya nggak akan terbangun dengan baik”.

Sementara Asta RAN menambahkan, banyak hal baru yang coba dilakukan  untuk single Saling Merindu. "Selain menulis sebagian besar lagunya, kali ini saya juga menulis cerita di video musiknya. Dari kemarin tidak sabar ingin menunjukkan ke teman - teman semua. Setelah berminggu - minggu menjalani proses, akhirnya sekarang sudah tayang. Semoga kalian dapat menikmati hasil kerja keras kami," tutup Asta RAN.

Penulis Redaksi
Editor Suyanto Soemohardjo
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
YANG INI LEBIH HEBOH
loading...
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.