15 Tahun Barkarya, Personel Band Repvblik Pernah Ribut Masalah Uang

Ari Kurniawan Senin, 30 Desember 2019 14:00:47
Band Repvblik eksis selama 15 tahun di industri musik. (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Tak terasa, perjalanan band Repvblik sudah menyentuh tahun ke-15. Ini jelas sebuah pencapaian yang boleh dibanggakan. Sebab, tidak mudah untuk mempertahankan karier, di tengah persaingan yang begitu semarak. 

Menjaga soliditas antar personel, disebut Ruri selaku vokalis, sebagai hal utama yang harus dijaga dalam sebuah band. 

"Kami menjaga komunikasi satu sama lain. Misal ada beda persepsi, kami bisa dibicarakan dengan baik. Mengesampingkan ego yang pasti lah," sebut Ruri, di sela pembuatan video klip lagu baru Repvblik yang berjudul Cinta Ini Kita Yang Punya, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/12). 

Band Repvblik eksis selama 15 tahun di industri musik. (Ari/tabloidbintang.com)
Band Repvblik eksis selama 15 tahun di industri musik. (Ari/tabloidbintang.com)

Ruri mengatakan tahun terberat bagi Repvblik adalah 2006 hingga 2010. Saat itu mereka harus berkarya dengan segala keterbatasan. Masalah keuangan seringkali memunculkan masalah. 

"Band kan nggak mungkin langsung terkenal ya. Butuh proses. Kami ngerasain susah, nggak punya job, ribut masalah uang, ribut masalah apapun. Dalam posisi itu kami coba dewasa. Itu lima tahun pertama. Ya, kayak orang nikah aja lah," kenang Ruri. 

Kejenuhan juga jadi masalah tersendiri. Beruntung, Ruri yang dianggap sebagai frontman selalu bisa mengingatkan dan memotivasi teman-temannya untuk menjaga semangat menghasilkan karya. 

"Sekarang mah tinggal nikmatin saja. Dulu latihan aja masih patungan, recording, sempat nggak punya apa-apa. Itu proses yang luar biasa," tutup Ruri. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.