Rizky Nazar Diperkenalkan sebagai Pemeran Utama Film Satria Dewa Gatotkaca

Ari Kurniawan Senin, 27 Januari 2020 10:30:41
Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. (Ist)

TABLOIDBINTANG.COM - Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. 

Senang sekaligus bangga, demikian yang dirasakan Rizky Nazar saat mendapat kepercayaan memerankan tokoh superhero lokal yang sangat legendaris. 

"Seneng banget. Belum ada juga kayaknya yang angkat cerita Gatotkaca ini, cerita yang sangat legendaris. Seneng akhirnya bisa difilmkan dengan sentuhan modern, tapi tetap basic-nya cerita asli Indonesia," ungkap Rizky Nazar, di Mall Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, Minggu (26/1). 

Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. (Ari/tabloidbintang.com)
Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. (Ari/tabloidbintang.com)

Rizky Nazar yang terbiasa membawakan cerita drama, merasa sangat tertantang ketika harus berlakon sebagai jagoan, dengan banyak adegan laga. 

"Pasti harus menyesuaikan lagi. Ini cerita baru, ngulik lagi, mencoba untuk sesiap mungkin sampai hari H syuting. Dengan persiapan yang cukup lama, semoga bisa maksimal," harap Rizky Nazar. 

Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. (Ist)
Rizky Nazar diperkenalkan ke publik sebagai pemeran utama Film Satria Dewa Gatotkaca. (Ist)

Rizky Nazar berharap hadirnya film Satria Dewa Gatotkaca bisa menumbuhkan rasa cinta generasi milenial terhadap cerita rakyat atau legenda asli Indonesia. 

"Lewat film ini, anak muda bisa lebih mengenal sosok Gatotkaca lewat media yang kekinian," pungkas Rizky Nazar. 

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.