LIDA 2020: Lesti Mengenang Perjuangannya 7 Tahun Lalu

Ari Kurniawan | 9 Februari 2020 | 11:00 WIB

TABLOIDBINTANG.COM - Penampilan duta Adila (Kalimantan Selatan), Boham (Sulawesi Utara), Defri (Riau), Meli (Jawa Barat) dan Mutia (Maluku) resmi menutup top 70 group 7 putih yangberlangsung Kamis malam (6/2). 

Sayang bagi Boham yang mendapatkan polling terendah harus tersenggol dan membuat Sulawesi Utara kehilangan salah satu Duta Provinsinya. Dengan mengerucutnya persaingan di LIDA 2020 akan semakin ketat dan malam nanti babak Top 56 resmi bergulir.

Berbeda dengan Boham, penampilan Meli (Jawa Barat) dan Defri (Riau) mampu memikat seluruh hati Dewan Juri dan raih standing ovation. Menyanyikan lagu “Antara Teman dan Kasih”, Meli berhasil membius hati Lesti hingga meneteskan air mata. “Melihat Meli bernyanyi seperti kembali ke 7 tahun lalu,” ungkap Lesti, yang terkenang perjuangannya 7 tahun lalu dalam kompetisi. 

Menurutnya, Meli dapat bernyanyi tulus dari hati. Begitu juga dengan Defri yang menurut Fildan saat bernyanyi lagu “Keangkuhan” sudah sempurna. Seluruh Dewan Juri dapat menikmati suara merdu Defri yang sangat menjiwai lagu.

Nasib baik juga berpihak pada Adila (Kalimantan Selatan) yang membawakan lagu “Cinta Bercabang” serta mendapatkan standing ovation dari 3 dewan juri. Sementara Mutia (Maluku) kurang mendapat respon positif dari Dewan Juri saat menyanyikan lagu “Cinta dan Dilema”. Kritik pun disampaikan Reza, “Kamu tidak memiliki power, sehingga lagu yang kamu bawakan seperti tidak bernyawa”.

(ari)
 

Penulis : Ari Kurniawan
Editor: Ari Kurniawan
Berita Terkait