Film TEMAN TAPI MENIKAH Trending di YouTube 

Ari Kurniawan Selasa, 25 Pebruari 2020 06:30:58
Falcon Pictures menayangkan film "Teman Tapi Menikah" secara gratis di YouTube. (Ari/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Dalam rangka menyambut tayangnya film Teman Tapi Menikah 2, Falcon Pictures menayangkan film "Teman Tapi Menikah" secara gratis di YouTube. Sejak tayang pada 21 Februari 2020, film ini sudah ditonton lebih dari 1,3 juta kali, dan sukses masuk dalam peringkat 19 trending situs berbagi video tersebut.

Menyikapi hal tersebut, produser Falcon Pictures, Frederica, mengungkapkan kalau dirinya merasa senang dengan raihan tersebut. ”Teman Tapi Menikah memang sudah memiliki penggemar setia. Dari awal promo film Teman Tapi Menikah 2, setiap kita melakukan sesuatu, seperti launching poster dan trailer, serta saat kita rilis video klip soundtrack Teman Tapi Menikah 2, selalu trending. Mudah-mudahan ini akan berdampak positif pada penonton film Teman Tapi Menikah 2 di bioskop nanti,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh pemeran film Teman Tapi Menikah 2, Mawar De Jongh. ”Aku senang banget banyak yang memberikan apresiasi bagus, meskipun film Teman Tapi Menikah baru tayang tanggal 27 Februari 2020 nanti. Harapan aku, film ini bisa menghibur dan ditonton banyak orang,” ungkapnya.

Sementara itu Adipati Dolken mengaku kalau semua ini sebuah cara promosi yang baru dari Falcon. ”Kalau masalah promosi, Falcon pasti selalu menciptakan sesuatu yang baru. Jadi, saya percaya Falcon Pictures pasti akan memberikan yang terbaik untuk film Teman Tapi Menikah 2 ini,” terangnya.

Film Teman Tapi Menikah 2 akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia, pada 27 Februari 2020.

(ari)

Penulis Ari Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.