Lagi, Film Reza Rahadian Gagal Tembus 500 Ribu Penonton

Indra Kurniawan Sabtu, 29 Pebruari 2020 16:00:48
Reza Rahadian. (Seno/tabloidbintang.com)

TABLOIDBINTANG.COM - Awal tahun 2020 tampaknya bukan milik Reza Rahadian. Setelah film Abracadabra hanya mencatat 12 ribu penonton, kini giliran film kedua Reza, Toko Barang Mantan.

Beredar sejak 20 Februari 2020, dilihat tabloidbintang.com dari filmindonesia.or.id, Toko Barang Mantan yang dibintangi juga oleh Marsha Timothy hingga hari ke-9 penayangan disaksikan 199.133 penonton.

Perolehan penonton yang jauh dari harapan. Hasil tersebut kontras dibanding 2 film Reza Rahadian di pengujung tahun 2019 lalu. Film Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan sukses menjadi film terlaris kedua 2019 dengan 2.662.356 penonton.

Sementara Habibie & Ainun 3 yang dibintangi bersama Maudy Ayunda meraih 2.242.782 penonton. Terpaut lebih dari 3 juta dari pemuncak daftar film terlaris 2019, Dilan 1991.

Entah apa yang membuat dua film awal tahun Reza tidak mampu menghadirkan jutaan penonton. Memang, jumlah penonton Toko Barang Mantan berpotensi bertambah karena belum turun layar. Namun sepertinya tidak akan signifikan.

Toko Barang Mantan kedatangan pesaing berat dari Teman Tapi Menikah 2 dan Sebelum Iblis Menjemput ayat 2, yang edar berbarengan Kamis (27/2) lalu.

Pada hari pertama penayangan, Teman Tapi Menikah 2 berhasil menggaet 66.818 penonton. Sedangkan Sebelum Iblis Menjemput ayat 2 yang dibintangi Chelsea Islan meneror 81.191 jiwa.

April mendatang Reza Rahadian kabarnya akan memulai syuting film baru besutan sutradara Panji Pragiwaksono. Di film bergenre komedi itu Reza akan adu peran dengan Luna Maya. Akankah film itu meraih jutaan penonton?

(kur)

Penulis Indra Kurniawan
Editor Ari Kurniawan
Install App Bion
Akses berita dan gosip lebih mudah
Download Aplikasi Android
Google playstore
loading...
YANG INI LEBIH HEBOH
KOMENTAR
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi tabloidbintang.com. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.